Music

Kotak, The Real Dreamband

Kotak jaman dulu di Dreamband 2004
Foto by : Budi Ismail

KOTAK, THE REAL DREAMBAND

 

Sebuah band yang punya skill tinggi, style keren dan gape nyiptain lagu. Sejak kelahirannya tahun 2004,  Kotak merintis menjadi salah satu band yang paling diperhitungkan.

Ajang pencarian bakat yang pernah diselenggarakan HAI telah mengguncang tanah air. Bukan karena pertama kalinya (tahun 2004), event besar penyaringan para player ini diadakan di Indonesia. Tapi lebih kepada misi HAI dalam membentuk band-band impian yang oke punya. The Dreamband, demikian nama pagelaran adu talenta dalam bermusik itu telah menjadi memori sendiri buat kegemilangan band Kotak yang keluar sebagai jawara.

The real band asal Jakarta itu sejak awal memang sudah punya satu cita-cita. Mereka ingin jadi yang terbaik di industri musik Indonesia. Perjuangannya tak pernah terlupkan saat awal Kotak tampil dalam grand final ‘The Dreamband’ di Teater Tanah Airku (TTA) Taman Mini Indonesia Indah.

Teriakan para penonton masih terngiang ketika membuka-buka file lama saat Kotak manggung pada gelaran ‘The Dreamband’. Kala itu banyak banget yang mengelu-elukan nama band kesayangannya sambil membentangkan spanduk raksasa bertuliskan Kotak. Para pemuja habis-habisan melakukan itu semuanya demi mendukung The Real Dreamband  yang pada waktu itu diperkuat oleh Pare (vokal), Cella (Gitar), Ices (bas) dan Posan (drum).

Usaha keras mereka nggak sisa sia. Kala itu Jum’at malam 17 Desember 2004 pada babak grand final konser ‘Adu Beken’ Kotak tampil sebagai juara. Mereka mampu memperoleh dukungan sebesar 44 persen dari pemirsa di rumah. Jauh meninggalkan band Kapten saingan terdekatnya.

Prestasi Kotak membanggakan. Pasalnya sejak ‘Adu Beken’ babak pertama digelar nih band selalu meraih dukungan terbanyak. Lewat penampilan konsistennya  prestasi itu sukses mereka pertahankan sampai akhir. Wajar kalo akhirnya mereka berhak meraih The Real Dreamband tahun 2004.

Tak salah mereka terpilih. Karena yang menarik dari Kotak adalah sebuah band lengkap. Sebuah band yang punya skill tiggi, punya style keren di atas panggung, jago bikin aransemen dan gape nyiptain lagu. Semuanya adalah modal kuat untuk menjadi nomer satu.

Kotak amat berkarakter. Tampil macho walau bukan cowok semua. Dengan konsep band modern rock, Kotak sukses menjelma jadi sebuah band yang utuh. Orisinil dan nggak mengekor band-band lain.

Pasca memenangkan kontes antar player Indonesia, Kotak tentu nggak bakalan stop. Sang komandan Cella, mengenang bahwa hadiah terbesar buatnya saat ikutan The Dreamband adalah Kotak. Sebuah band yang diyakininya bakal menjadi kendaraan untuk berkecimpung dalam peta musik tanah air.

Setahun kemudian (1 juli 2005) album perdananya  beredar. Menggoyang industri musik indonesia. Nafas modern rock dan kostum berwarna hitam-hitam menjadi cirinya. Namanya  mulai banyak dikenal dan makin ngetop. Habis acara The Dreamband  terbitlah sibuk. Itulah konsekuensi yang harus ditanggung oleh band berkualitas yang punya aksi panggung paten dan ciamik. (*HAI FILE: 27 Desember 2004/Edi Dimyati)

Ali Sobri

Jurnalis yang suka lari meski kadang nggak dapet medali. Penulis yang nggak bosen nyapa, meski kadang nggak balik disapa. Manusia yang menolak nyinyir namun nggak bisa nolak nyanyi dan ditraktir.

comments

embed this article

Copy and paste this code into your website.

×