5 Cedera yang Bisa Diderita ketika Kecanduan Game di Smartphone

  • Senin, 8 Januari 2018 14:00 WIB

Kesal saat main Mobile Legends | KIRAM/HAI

HAI-Online.com - Kecanduan main game di smartphone mungkin sedang “menyerang” kita dan teman-teman. Kegiatan yang satu ini nggak bisa dilewatkan demi meraih poin lebih besar dari lawan-lawan kita. Ini juga yang menyebabkan kita rela berjam-jam menggenggam smartphone. Bahkan kita nggak akan terusik dan nggak bergerak dari posisi dan tempat awal.

 “Ketika bermain game di smartphone, gadget harus sejajar dengan mata. Namun posisi-posisi ketika bermain game juga harus diperhatikan. Jangan terlalu lama pada satu posisi saja. Sebaiknya kita juga melakukan gerakan-gerakan kecil untuk membuat otot rileks. Hal ini supaya tidak terjadi keram dan kaku pada otot dan persendian,” ujar Mas Asep Azis M, Sst.Ft, CT, seorang Sport Physiotherapist.

Ternyata terlalu lama fokus ketika bermain game di smartphone ini membawa bahaya bagi tubuh kita. Tanpa disadari beberapa otot dan persendian kita jadi sering nyeri. Walaupun main game di smartphone nggak membuat kita bergerak, tapi kita akan merasakan kelelahan dan susah bernapas. Kalau lo sudah mengalami ini, ini bahaya kesehatan yang patut lo waspadai. 

 

1. Gangguan Tulang Belakang

Kebiasaan menunduk dan sering melihat layar smartphone bisa menjadi hal yang buruk bagi kepala dan leher. Seseorang bisa didiagnosis mengalami gangguan saraf neuralgia oksipital, penyakit yang dipicu oleh gangguan pada saraf oksipital yang berada di sekitar saraf tulang belakang, dari pangkal leher sampai kepala. Terlalu sering atau lama menundukkan kepala akan membuat kepala menjadi beban leher. Lebih dari itu, saat seseorang menundukkan kepala hingga 60 derajat, leher akan terbebani hingga 27 kilogram. Hal ini akan membuat tekanan pada tulang belakang leher dan bahu.

 

2.Shoulder Pain

Ketika kita melihat layar smartphone bahu, leher dan dada akan tertunduk dan posisinya agak bungkuk. Posisi bahu yang tertunduk ini akan meyebabkan dada tertekan dan kita akan kesulitan dalam bernapas. Semakin menunduk postur leher dan dada, maka akan semakin besar pula beban pada otot bahu. Selain membuat otot menjadi tegang, posisi ini akan menyulitkan kita untuk bernapas.

 

Reporter : Wiji Adrian
Editor : Rian Sidik

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×