Follow Us

No Bra Day Bukan Ajang Pap Payudara Tapi Ada Sejarah Dibalik Peringatan 13 Oktober Ini

Annisa Putri Salsabila - Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:15
No Bra Day atau hari tanpa bra sedunia memuncaki trending topic pagi ini. No Bra Day adalah hari untuk memperingkati kanker bukan untuk pamer payudara.
twitter.com

No Bra Day atau hari tanpa bra sedunia memuncaki trending topic pagi ini. No Bra Day adalah hari untuk memperingkati kanker bukan untuk pamer payudara.

HAI-Online.com - Seperti sudah diprediksi hari tanpa bra atau #Nobraday langsung trending topic hari ini.

Sejarah Hari Ini 13 Oktober diperingati sebagai Hari Tanpa Bra atau No Bra Day sedunia.

Peringatan Hari Tanpa Bra atau No Bra Day bukan untuk hal vulgar, melainkan sebagai bentuk dukungan Breast Cancer Awareness sedunia.Namun nggak semua netizen tampaknya tahu asal mula dan maksud peringatan hari tersebut. Hal itu tampak pada cuitan #NoBraDay yang memuncaki trending topic pagi ini.

Berikut sebagian cuitan netizen terhadap hastag trending tersebut.

Baca Juga: Muncul Istilah Coronasomnia Selama Pandemi dan Begini Cara Mengatasinya

"Bukan ajang buat minta pap tt yaa. Tapi memperingati hari kanker bangsyaadd!!! #NoBraDay" @DckXsgh

"Tanggal 13 Oktober diperingati sebagai No Bra Day. Pada hari ini, para wanita dianjurkan untuk nggak menggunakan bra selama seharian. Peringatan Hari Tanpa Bra atau No Bra Day bukan untuk pornoaksi, melainkan sebagai bentuk dukungan Breast Cancer Awareness sedunia. #NoBraDay" @kavo_reinz

"Jantan laknat hari kangker sedunia malah posting menta "pap" toket nihhh gw kasih #NoBraDay" @AdeBobygun52

Sejaran No Bra Day

Dulu, bra digunakan sebagai pelindung payudara di musim dingin. Seiring bergulirnya waktu, fungsi bra berevolusi menjadi penunjang penampilan wanita agar nyaman dan aman selama beraktivitas.

Peringatan Hari Tanpa Bra atau No Bra Day bukan untuk pornoaksi, melainkan sebagai bentuk dukungan Breast Cancer Awareness sedunia.

No Bra Day atau Hari Tanpa Bra diketahui mulai bergulir sejak 2011 lalu. Ada yang menyebutkan kalo hari yang dikhususkan bagi kaum wanita ini diperingati setiap 13 Oktober, tapi ada juga yang menyebutkan diperingati setiap 9 Juli.

Dilansir dari laman middevongazette, No Bra Day atau Hari Tanpa Bra dicetuskan oleh seorang ahli operasi plastik bernama dr Mitchell Brown.

Meskipun begitu, No Bra Day dinilai memiliki nilai sosial dan kemanusiaan di dalamnya.

Pada Hari Tanpa Bra ini setiap wanita disarankan untuk nggak mengunakan bra selama sehari penuh.

Baca Juga: Secepat Kilat! Kelar Kerusakan Demo Tolak UU Ciptaker, Halte dan Stasiun Udah Berfungsi Lagi

Hal ini dilakukan bertujuan sebagai solidaritas terhadap para penderita kanker payudara. Apalagi penggunaan bra juga disebut-sebut sebagai salah satu pemicu kanker payudara.

Jadi, No Bra Day atau Hari Tanpa Bra juga dimaksudkan untuk mengurangi risiko kanker bagi kaum wanita.

Manfaat No Bra Day

Lalu, adakah manfaat dari melepaskan bra?

Jika dilihat dari hasil penelitian, penggunaan bra, apalagi yang nggak pas sama ukuran, justru bisa menyebabkan masalah pada kesehatan.

Padahal, selama bertahun-tahun para wanita diajarkan memakai bra untuk melindungi payudaranya.

Belum lama ini, hasil penelitian yang dilakukan oleh Profesor Jean-Denis Rouillon, dari University of Besancon, Perancis menunjukkan kalo nggak ada manfaaat berarti dari pemakaian bra, payudara wanita justru akan lebih sehat tanpa pemakaian bra yang berperan sebagai penyangga.

Rouillon melakukan penelitian selama 15 tahun pada 330 wanita sebelum akhirnya sampai pada kesimpulan, bahwa bra bisa berbahaya bagi kesehatan payudara.

Baca Juga: Job Pertama Chris Hemsworth Terungkap, Dia Pernah Jadi Tukang Bersihin Pompa Payudara

Karena bisa membuat payudara lebih gampang kendur, dan bahkan meningkatkan risiko nyeri punggung.

"Dari segi medis, fisiologis, dan anatomi, payudara tidak mendapatkan manfaat apapun dari “penahanan” gravitasi," ungkap Rouillon.

Dalam penelitian ini, Rouillon juga menemukan adanya kenaikan puting sekitar 7 mm pada wanita yang rutin nggak pake bra.

Sebagian wanita yang menjadi partisipan dalam eksperimen ini menyatakan, kalo nggak pake bra mengurangi rasa sakit pada punggung.

Namun, Rouillon mengaku takkan menyarankan para wanita untuk meninggalkan kebiasaan memakai bra yang sudah turun-temurun.

Hanya saja, sebaiknya para wanita perlu memerhatikan dengan detil saat memilih bahan dan ukuran bra.

Bisa dibilang, memilih bra yang tepat bukanlah hal mudah. Nggak jarang ukuran lingkar dada sesuai, tapi ukuran cup terlalu besar.

Intinya, hindari membeli bra selama belum menemukan yang paling nyaman.

Bra yang nggak pas ukuran bakal menyebabkan iritasi, terhalangnya sirkulasi darah, hingga dapat menambah beban kerja pada tulang punggung.

Selain itu, jangan lupa mengganti bra dengan yang baru setiap enam bulan sekali.

Hindari memakai bra dengan bentuk yang sudah berubah, karena pencucian atau penyimpanan yang salah.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul No Bra Day Trending, Netizen Ingatkan Maksud Peringatan Hari Tanpa Bra Bukan untuk Pamer Payudara

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest