Follow Us

Sadar Bro. Kejahatan Lo Minta PAP Fogil Cewek dan Menyebarnya Bikin Hidup Mereka Kacau Sekejap. Baca Nih Curhatan Mereka

Dewi Rachmanita - Kamis, 14 Februari 2019 | 17:59
Sadar Bro. Kejahatan Lo Minta PAP Fogil Cewek dan Menyebarnya Bikin Hidup Mereka Kacau Sekejap. Baca Nih Curhatan Mereka
Farhan/HAI

Mantan jahatnya itu adalah seniornya saat SMA. Kadita mengakui hubungannya dengan cowok tersebut memang toxic. Apalagi setelah mereka menjalani LDR. Kadita sering diminta kirim foto-foto

Awalnya Kadita mau-mau aja waktu diminta foto dan video, asalkan nggak disebar. Selama LDR itu, hampir setiap bulan Kadita kasih foto dan video ke pacarnya.

“Jadi tuh kalau sekali ngirim banyak gitu loh. Jadi, misalkan gue bilang udah ya segini aja ya, dia bilang nggak ah kurang-kurang gitu. Itu sekali aja. Bulan depan baru. Jadi setiap itu banyak ngirimnya,” tambah Kadita.

Mantannya itu pun kerap memaksa Kadita merekam dirinya melakukan aktivitas seksual tertentu. “Tergantung dia mintanya apa. Kalau dia minta seluruh badan ya seluruh badan. Ngikutin maunya dia aja. Dia maunya ngapain,” tambah Kadita .

Lama-kelamaan paksaan mendera Kadita dari sang pacar. Ia kerap diancam foto dan video yang selama ini ia kirim bakal disebar. Padahal, selama mengirim gambar, Kadita sendiri nggak suka dan merasa jijik sama dirinya sendiri. Ia terpaksa selalu tunduk terhadap perintah pacar.

“Itu ending-nya jadi boomerang buat gue sendiri gitu loh. Karena ketika gue nggak mau ikutin maunya dia, dia ngancem mau nyebarin. Terus dia gertak kayak gitu kan. Sampai akhirnya yang terakhir itu kan, dia bilang mau sebarin,” tambah Kadita .

Kadita kira ancaman mantannya itu sama seperti ancaman-ancaman sebelumnya yang hanya menjadi gertakan. Ternyata kali itu berbeda.

Saat peristiwa itu terjadi dan ramai dibicarakan banyak orang, Kadita bilang kalau pacarnya nggak mau ngaku kalau jadi sosok yang menyebarkan foto dan video. Malah, sang pacar menyalahkan Kadita dan menyebutnya jablay. Padahal, Kadita sendiri udah mengantongi bukti-bukti pasti.

“Masalah itu gue perkarain ke polisi. Akhirnya gue kirim surat penahanan dia ke rumahnya,” kata Kadita .

Setelah surat itu dilayangkan, orang tua sang pacar datang ke rumah Kadita dan meminta maaf. Namun, Kadita ogah menerima maaf lantaran anaknya aja masih nggak mau ngaku. Beberapa waktu kemudian pacarnya bersama keluarga datang kembali ke rumah Kadita dan meminta maaf lagi.

“Akhirnya keluarganya bawa dia lagi, baru dia ngaku di situ. Akhirnya dibawa ke kantor polisi dan diselesein baik-baik. Awalnya sih mau diperkaraian, keluarganya sampai ngemis-ngemis ke keluarga gue gitu, tapi akhirnya ya udah intinya dia ngaku,” ucap Kadita.

Peristiwa itu bikin Kadita depresi, apalagi saat banyak orang asing menghubunginya di media sosial. Bahkan, di Instagram muncul berbagai akun palsu yang mengatasnamakan dirinya.

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular