Follow Us

Tim Mahasiswa Ini Bikin Kemasan Ramah Lingkungan sebagai Pengganti Plastik

Tanya Audriatika - Rabu, 27 April 2022 | 16:16
Kegiatan Praktikum Mahasiswa Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina di Laboratorium, 2021.
Dok. Universitas Pertamina

Kegiatan Praktikum Mahasiswa Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina di Laboratorium, 2021.

HAI-Online.com - Survey bertajuk ‘Consumers Attitudes Toward Sustainable Packaging’ oleh McKinsey mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19, mayoritas masyarakat dunia menjadi sangat berhati-hati dalam memilih produk makanan.

Di Indonesia misalnya, sebanyak 89% konsumen mengutamakan makanan yang dikemas secara higienis sehingga nggak terkontaminasi virus.

Namun, penggunaan plastik sebagai bahan baku kemasan ini membuat limbah plastik jadi isu krusial dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Kolaborasi Dengan Kereta Api Indonesia, BRI Gelar Mudik Asyik Bareng BRImo

Plastic Bank Indonesia menyebutkan, Indonesia menghasilkan 7,8 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut 4,9 juta ton sampah plastik nggak dikelola dengan baik.

Tim Mahasiswa Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina hadir dengan solusi produk kemasan ramah lingkungan. Ketiga mahasiswa tersebut yakni Hermawan Davied Kusuma, Rohma Herlina, dan Arif Fajar Nursidik.

Ketua Tim, Davied mengungkapkan green lifestyle, sustainable lifestyle, dan zero waste di kalangan Millennial dan Gen Z saat ini trennya sedang naik.

Mereka aktif mendukung dan menggunakan merek yang memerhatikan lingkungan berkelanjutan.

Baca Juga: Beasiswa Influencer Universitas Pertamina Syaratnya Punya Followers Minimal 5.000

“Selain menguntungkan dari segi ekonomi, inovasi green packaging ini, menurut kami cocok untuk menjadi salah satu sarana edukasi dan kampanye,” ungkap Davied dilansir dari laman Universitas Pertamina, Jumat (22/04).

Kemasan ramah lingkungan yang digagas oleh Davied dan tim ini dibuat untuk mengemas daging, karena melihat kemasan ramah lingkungan tersebut masih sangat sedikit di pasaran.

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest