Follow Us

Sejarah Catur: Dari Salah Satu Permainan Tertua hingga Masuk Indonesia

Hanif Pandu Setiawan - Jumat, 26 Maret 2021 | 06:00
Ilustrasi sejarah permainan catur
Wikimedia

Ilustrasi sejarah permainan catur

HAI-Online.com – Belakangan ini permainan catur kembali banyak diminati oleh masyarakat, khususnya setelah kontroversi Dewa Kipas vs GothamChess yang viral di jagad dunia maya.

Namun tahukah kalian bahwa catur sendiri merupakan salah satu permainan tertua di dunia?

Melansir nationalgeographic.grid.id, sejarah mencatat bahwa permainan catur sudah mulai ada sejak abad ke-6 Masehi.

Catur diyakini pertama kali muncul di India pada masa pemerintahan raja-raja Gupta. Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, permainan catur modern saat ini berasal permainan perang yang disebut chaturanga di India tersebut.

Nama chaturanga berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti formasi perang. Nama ini muncul dalam epik India Mahabharata.

Baca Juga: Skill Dewa Kipas Dinilai Rendah Saat Lawan GM Irene Sukandar Dibanding di Chess.com

Chaturanga semakin berkembang subur di barat laut India pada abad ke-7 Masehi dan dianggap sebagai pendahulu catur modern paling awal karena memiliki dua ciri utama yang ditemukan di semua varian catur selanjutnya.

Pertama, permainan ini memiliki bidak-bidak yang berbeda dengan kekuatan yang berbeda. Kedua, kemenangan dalam permainan ini didasarkan pada kondisi satu bidak, yakni bidak raja seperti catur modern.

Kompas.com menyebut, permainan catur ini mulanya menyebar dari Asia (India) ke Timur Tengah. Di Arab, catur menjadi permainan yang populer, bahkan diyakini sebagai permainan favorit pada masa tiga khalifah. Permainan ini disebut dimainkan oleh sahabat-sahabat Nabi Muhaammad, dan dipakai sebagai inspirasi dalam menyusun strategi perang.

Dengan cepat, catur kemudian mulai dikenal di seluruh penjuru dunia dan terus mengalami perkembangan dari segi permainan. Perkembangan ini membuat catur menjadi lebih menarik dan lebih seru sehingga menjadikannya sebagai permainan rekreasi paling favorit di Persia.

Pada abab ke-10, umat Islam membawa catur ke Afrika Utara, Sisilia, Spanyol, dan sejumlah negara-negara eropa lainnya, seperti Belanda, Italia, Irlandia, dan Inggris. Catur merupakan permainan favorit Raja Henry I, Henry II, John, dan Richard I dari Inggris, Philip II dan Alfonso X dari Spanyol, dan dari Ivan IV dari Rusia. Pada zaman tersebut, sekitar abad ke-15 Masehi, catur mulai dikenal sebagai permainan kerajaan.

Baca Juga: GM Irene Sukandar Menang Mudah atas Dewa Kipas dengan Skor 3-0

Source : nationalgeographic.co.id

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest