Follow Us

Masih Bandel Aja, Polisi di Kediri Bubarkan Pertandingan Voli dan Live Music

Annisa Putri Salsabila - Rabu, 23 Desember 2020 | 13:04
Petugas gabungan Kota Kediri membubarkan pertandingan bola voli yang mengakibatkan kerumunan masyarakat, Selasa (22/12/2020) malam.
tribunnews.com

Petugas gabungan Kota Kediri membubarkan pertandingan bola voli yang mengakibatkan kerumunan masyarakat, Selasa (22/12/2020) malam.

HAI-Online.com - Masa pandemi masih belum juga nemuin titik terangnya, hingga saat ini semua masyarakat masih diwajibkan untuk jaga jarak, dan menjaga kebersihan agar nggak tertular virus corona.

Namun, di sisi lain masih ada aja masyarakat yang abai akan hal ini. Di Kediri, Jawa Timur, aparat gabungan melakukan tindakan tegas terhadap kerumunan yang ada di kota tersebut.

Aparat kepolisian setempat membubarkan dua kegiatan yang menyebabkan kerumunan massa pada Selasa (22/12/2020) malam. Pembubaran kerumunan dilakukan sebagai langkah mencegah menularnya Covid-19.

Baca Juga: Foto Lawas Menparekraf Baru, Sandiaga Uno: Dulu Nongkrong Bareng Erick Thohir

Pembubaran pertama dilakukan pada kegiatan pertandingan bola voli di Kelurahan Pesantren. Kegiatan yang menyebabkan kerumunan penonton yang menyaksikan langsung dibubarkan petugas.

Saat petugas tiba di lokasi, pertandingan sedang berlangsung. Petugas mendatangi panitia pertandingan dan meminta segera menghentikan pertandingan bola voli untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Pembubaran pertandingan bola voli ini dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pesantren Iptu Panggayuh bersama petugas gabungan yang mendatangi lokasi pertandingan.

Selain membubarkan, petugas juga meminta penonton yang menyaksikan pertandingan bola voli untuk segera pulang ke rumah masing-masing.

Sedangkan pembubaran kedua dilakukan petugas terhadap kegiatan live musik yang berlangsung di Pendopo Tumpuk dl Jl Wahid Hasyim.

Baca Juga: Nggak Perlu Antre, Begini Cara Pre Order Rapid Test Antigen di Bandara Soekarno Hatta

Petugas kemudian meminta penanggung jawab kegiatan live musik segera menghentikan kegiatannya.

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest