Follow Us

Pria Ini Temukan Botol Penyihir Terkubur dalam Sungai, Isinya Rambut hingga Gigi Manusia

Bayu Galih Permana - Senin, 20 Juli 2020 | 13:00
Botol penyihir yang ditemukan oleh Shane Mears.
Facebook/Shane Mears

Botol penyihir yang ditemukan oleh Shane Mears.

HAI-Online.com - Beberapa waktu lalu, seorang pria asal New Orleans, Amerika Serikat, Shane Mears berbagi cerita terkait benda misterius yang ditemukan olehnya terkubur dalam Sungai Mississippi.

Melansir dari UNILAD, semua bermula ketika pria berusia 52 tahun tersebut menghabiskan hari liburnya untuk mencari benda-benda bersejarah yang terkubur dalam tanah sekitar rumah tempat dia tinggal.

Hingga kemudian, pria yang sehari-hari bekerja sebagai bartender ini menemukan botol dengan isian mengerikan ketika tengah menyusuri bagian dalam Sungai Mississippi.

Pada postingan yang dia bagikan di akun Facebook miliknya, Mears menduga bahwa botol tersebut berasal dari sekitar tahun 1800-an, dan digunakan sebagai mantra perlindungan properti.

Baca Juga: Viral Penampakan Ikan dengan Bibir dan Gigi Mirip Manusia, Ini Faktanya

Namun, dirinya juga mengatakan bahwa botol misterius itu bisa saja digunakan untuk boneka voodoo dengan mantra-mantra yang berbeda.

Dalam botol tersebut, Mears mendapati adanya gigi dan rambut manusia, kumbang lucanid, serta air yang diduga merupakan urin.

"Benda ini merupakan penemuan yang langka, keren dan menyeramkan," tulis Mears sambil membagikan sejumlah foto dari botol tersebut.

While relic hunting in Algiers, I unearthed my first witch bottle. Still corked, it contains: a9 tooth, human hair, a...

Posted by Shane Mears on Tuesday, June 9, 2020

Baca Juga: Prambanan Jazz Online Obati Kerinduan Penikmat Konser di Masa Pandemi

Melihat postingan tersebut, para pengguna Facebook yang laiin pun meminta Mears untuk mengembalikan botol itu ke tempat dia menemukannya supaya nggak tertimpa masalah.

Wah, ngeri juga ya sob! Kalau kalian yang nemuin kira-kira bakal diapain nih botolnya, disimpen apa dikembalikan ke tempat semula? (*)

Source : Unilad

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest