Follow Us

Perhatiin Nih Tips Aman Menyantap Makanan Berkolesterol Saat Lebaran

Ricky Nugraha - Rabu, 05 Juni 2019 | 13:05
Ilustrasi
Pixabay/polymanu

Ilustrasi

HAI-online.com - Lebaran sering jadi momen di mana orang-orang kalap makan makanan yang mengandung banyak santan.

Alhasil, banyak orang terbayang-bayang dengan kolesterol di balik makanan-makanan tersebut, sehingga nggak bisa terlalu menikmati.

Padahal sebetulnya, kolesterol tetap dibutuhkan oleh tubuh. Cuman, jangan mengonsumsi makanan berkolesterol tersebut terlalu berlebihan.

"Kolesterol bukan sesuatu yang harus dibenci. Kita juga butuh kolesterol. Hormon seksual kita juga dibentuk oleh kolesterol, tapi tidak boleh berlebihan."

Baca Juga: Cowok Wajib Bisa Ngerawat Muka: 5 Tips untuk Tetap Menjaga Wajah Lo Supaya Nggak Kusam

Begitu kata Pakar Gizi dan Keamanan Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD kepada Kompas Lifestyle di acara sela Jelajah Gizi 2018.

Jadi, menyantap makanan berkolesterol dalam porsi yang cukup masih dimungkinkan.

Ahmad menjelaskan, kebutuhan kalori manusia adalah sekitar 2.100 kalori dalam sehari. Porsi sumbangan energi dari lemak tak boleh lebih dari 30 persen atau sekitar 700 kalori.

Sementara satu gram lemak sama dengan sembilan kalori, yang berarti sumbangan lemak hanya boleh sekitar 60-70 gram sehari.

Setelah mengonsumsi makanan berkolesterol, Ahmad menyarankan kita untuk menyantap makanan yang bisa mengurangi penyerapannya dan kaya akan serat.

Baca Juga: Bukan Mitos, Merokok Emang Bisa Bikin Penismu Mengkerut Permanen

Makanan itu adalah sayuran dan buah-buahan. Atau, jika hal itu nggak bisa dilakuin, maka batasilah makan makanan berkolesterol.

"Beberapa jus buah, timun, lalap bisa dimakan untuk mengurangi penyerapannya," kata dia.

Jadi, pastikan kamu menyediakan buah-buahan dan lalap timun saat memasak makanan berkolesterol di Lebaran nanti.

Semua bisa dilakukan agar tetap nyaman dan aman mengonsumsi banyak makanan bersama keluarga di hari raya sob! (*)

Source : Kompas.com

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest