Follow Us

Bukan Prank: Maling di Wonogiri Cuma Pilih Colong Roda Tanpa Motornya

Bayu Galih Permana - Rabu, 13 Februari 2019 | 12:00
Roda motor milik Anton Sigit Pamungkas warga Asemlegi, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri, hilang, di tepi Waduk Gajah Mungkur, Minggu (10/2/2019).
Humas Polres Wonogiri

Roda motor milik Anton Sigit Pamungkas warga Asemlegi, Desa Pondoksari, Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri, hilang, di tepi Waduk Gajah Mungkur, Minggu (10/2/2019).

HAI-Online.com - Pada hari Minggu kemarin (10/2), masyarakat Wonogiri dihebohkan dengan kasus pencurian yang menimpa seorang warga bernama Anton Sigit Pamungkas ketika tengah mengambil ikan di Waduk Gajah Mungkur.

Kejadian ini bermula saat Anton memarkirkan motor miliknya di sebuah kebun dekat kuburan yang berada dekat dengan Waduk Gajah Mungkur pada Minggu siang ketika hendak menjaring ikan.

"Jadi, korban itu hendak menjaring ikan menggunakan perahu di Waduk Gajahmungkur. Setibanya di lokasi, dia memarkir motornya di kebun dekat kuburan," terang Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati seperti yang dikutio HAI dari Tribun Jateng.

Ketika telah selesai menjaring dan hendak pulang, pria yang tinggal di Desa Pondoksari itu pun terkejut melihat roda depan dan belakang sepeda motor Honda Bear dengan nomor AD 6893 ZI miliknya lenyap begitu saja.

Baca Juga : Anak Kandung Chester Bennington Merekam Ulang Lagu Ayahnya

Kepada pihak kepolisian, Anton sendiri mengaku sempat melihat dua orang nggak dikenal sedang menggunakan perahu miliknya, satu sedang memancing, sedangkan satunya lagi tengah tiduran di dalamnya.

Melihat hal tersebut, Anton kemudian menegur dua orang nggak dikenal tersebut sebelum akhirnya keduanya pergi dan dia menaiki perahu miliknya guna menjaring ikan di Waduk Gajah Mungkur.

Selesai menjaring ikan, Anton pun kembali ke tempat parkir dan langsung menunggangi motor miliknya untuk segera pulang ke rumah.

Namun sayang, saat menghidupkan mesin dan hendak tancap gas, ternyata roda sepeda motor miliknya udah nggak ada sehingga menyebabkan Anton jatuh tersungkur ketika menurunkan standar tengah motor.

"Kondisi saat itu gelap minim pencahayaan. Korban juga merasa capai sehingga nggak ngeh, ternyata kedua roda motornya sudah nggak ada. Korban sempat mengira, 'Apa ban motorku diambil genderuwo?'," terang Nartanti lebih lanjut.

Hingga kini, pelaku kasus pencurian roda sepeda motor belum juga berhasil ditangkap, dan pihak kepolisian setempat masih mendalami kasus ini dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Wah apes bener ya sob! Meski ngga kehilangan semuanya, tapi tetep aja nggak bisa dipake karena motor korban nggak ada rodanya, bener nggak? (*)

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular