3. Jadilah berbeda
Jangan ulangi apa yang kamu tulis di resume. Surat pembuka berfungsi sebagai kesempatan untuk menunjukan personalitas kamu.
4. Jangan menyebutkan kekurangan kamu
Kalo mereka nggak menanyakan kelemahan atau kegagalan kamu, jangan berikan informasi tersebut secara sukarela. Simpan jawaban itu untuk wawancara kamu.

5. Fokus terhadap perusahaan, bukan diri kamu sendiri
Berusahalah sebaik mungkin untuk menunjukan bahwa kamu peduli dengan perusahaan yang kamu lamar dan bagaimana kamu ingin membantunya bertumbuh. Hindari terlalu banyak penggunaan kata “saya” atau “aku” dan tunjukan bagaimana kamu akan menjadi komponen yang membantu.
6. Panjang surat harus tepat
Batasi surat pengantar lamaran kerja kamu sepanjang satu halaman dan empat paragraf. Yang pertama adalah perkenalan, posisi yang kamu incar, dan satu kalimat yang dapat menjelaskan alasan kamu melamar dan mengapa kamu kandidat yang tepat secara ringkas.
Dua paragraf berikutnya berisi keahlian dan pencapaian kamu yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Pada paragraf ini sebutkan juga bila kamu bersedia untuk pindah atau alasan kamu berganti karier.
Paragraf terakhir harus menekankan mengapa kamu bersemangat untuk posisi tersebut serta ucapan terima kasih untuk waktu yang mereka berikan.
7. Jaga surat agar bersih