Follow Us

Demi Manggung Nggak Maju Mundur, Kunto Aji Beri Masukan Soal Konser yang Diperbolehkan Pemerintah RI

Al Sobry - Senin, 28 Maret 2022 | 09:29
Kunto Aji menjadi musisi indie.
Instagram/kuntoajiw

Kunto Aji menjadi musisi indie.

HAI-Online.com - Keputusan Pemerintah soal pembatasan kegiatan masyarakat belakangan ini sering bikin kaget.

Nah, agar tidak terjadi pada musim manggung offline yang sudah diperbolehkan, musisi Kunto Aji memberikan masukannya untuk kebangkitan industri musik kita.
Masukkan Kunto Aji itu diutarakannya setelah ia mengalami peristiwa yang menurutnya tidak mengenakkan bagi banyak pihak.

Baca Juga: Mau Manggung di Banyuwangi, D'Masiv Alami Kecelakaan Sampai Masuk UGD

Pelantun "Pilu Membiru" itu mengatakan, meski pemerintah sudah memperbolehkan menyelenggarakan konser dengan penonton berskala besar, tetapi otonomi daerah pasti berbeda-beda.

"Kalo ku sendiri sih, untuk undangan di luar kota itu sudah ada beberapa. Cuma, dari kemarin cancel terus (karena otonomi daerah). Kasihan panitianya, ada yang H-2 lho cancel-nya," ungkap Kunto Aji dikutip dari Kompas.com usai manggung di Nusa Dua, Bali, Sabtu (26/3/2022) lalu.

Menurutnya pembatasan itu baik untuk semua namun terkadang informasi aturannya itu terlalu mendadak dan tidak seragam sehingga kerap merugikan pihak penyelenggara acara.

"Kita mengerti sih nggak bisa nuntut apa-apa, tapi ya sudah, dibalikkan ke mereka (penyelenggara) saja," kata Kunto Aji.

Walau begitu, penyanyi yang sempat mengadu nasib di ajang pencarian bakat Indonesian Idol itu merasa kasihan dengan panitia yang susah bersusah payah menjual tiket.

Oleh karena itu, Kunto Aji menyarankan agar pemerintah menyeragamkan peraturan untuk perhelatan konser berskala besar.

"Kan mereka sudah mengupayakan kondisinya. Ya diseragamkanlah. Kita harap, walau ada otonomi masing-masing, kita maunya diseragamkan. Kalo mau, diadain (peraturan) kapasitasnya berapa dan segala macam," tutur Kunto Aji lagi. (*)

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular