Follow Us

Nge-gigs Bareng The Brandals: Protes dari Para OTG (Orang Tanpa Gaji)

Alvin Bahar - Minggu, 05 Desember 2021 | 23:15
The Brandals di acara Nge-gigs, Minggu (5/12).
Gema/HAI

The Brandals di acara Nge-gigs, Minggu (5/12).

HAI-ONLINE.COM - "Gue sekarang ini OTG, Orang Tanpa Gaji," kata Eka, vokalis The Brandals di acara "Nge-gigs", Minggu (5/12).

Eka bercerita, dia belum lama ini memang sudah nggak bekerja kantoran lagi.

"Di sini ada yang OTG juga gara-gara pandemi? Tunjuk tangan!" lanjutnya.

Sejumlah penonton mengangkat tangan, senasib dengan si vokalis yang kini menjadi satu-satunya personel asli Brandals.

Kalo dipikir, OTG alias Orang Tanpa Gaji yang dimaksud Eka bukan cuma kaum yang dipecat gara-gara pandemi.

Tapi juga mereka yang kesulitan mendapatkan penghasilan atau kehidupan yang layak, karena kondisi sosial politik negeri yang nggak kunjung oke.

Lagu-lagu The Brandals dari dulu pun memang memihak para OTG ini.

Banyak hal yang udah dibahas Brandals: dari kapitalisme, polisi yang ngeselin, politik yang busuk, hingga love-hate relationship dengan ibukota.

Sebut saja Ode Pinggiran Jakarta, yang menceritakan gimana menderitanya menjadi seorang karyawan di The Big J.

"Lagu ini terinspirasi dari perjalanan gue bolak balik dari rumah di Duren Sawit, ke kantor di daerah Sudirman setiap hari. Desak-desakan di metromini, keringetan dan sumpek campur baur sama jutaan komuter pekerja Jakarta lain," ucap Eka dalam sebuah wawancara.

Baca Juga: The Brandals Sampaikan Pentingnya Persatuan di Single Baru 'Preambule'

"Lewatin deretan rumah kumuh Cipinang (belum dibangun jadi Banjir Kanal Timur), terminal Kampung Melayu yang serabutan, kali CIliwung yang kerap kali banjir dengan sampah menggunung, sampai daerah Kuningan-Karet-Sudirman yang macet nggak karuan," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

1 2

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest