Follow Us

Sekelompok Pelajar di Sleman Siringkus Sebelum Pecah Tawuran Antargeng

Annisa Putri Salsabila - Kamis, 17 Desember 2020 | 14:18
Jajaran Polres Sleman menunjukkan barang bukti senjata tajam yang diamankan bersama dengan pelajar yang hendak tawuran saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Rabu (16/12/2020).
TribunJogja.com, Christi Mahatma Wardhani

Jajaran Polres Sleman menunjukkan barang bukti senjata tajam yang diamankan bersama dengan pelajar yang hendak tawuran saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Rabu (16/12/2020).

HAI-Online.com - Sekelompok remaja di Sleman kedapatan membawa beberapa senjata tajam. Diduga para remaja tersebut ingin melakukan tawuran antargeng pelajar.

Beruntung, mereka berhasil diamankan jajaran kepolisian dari Polres Sleman sebelum melakukan aksi tersebut.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, rencana aksi tawuran tersebut melibatkan dua kelompok pelajar yaitu Sunsed dan Exist yang merupakan kelompok dari sekolah yang sama.

Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah, menuturkan kejadian bermula saat ada rombongan remaja sekitar 15 motor berkumpul di simpang empat Pelem Gurih, Gamping pada Selasa (15/12/2020) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB.

Rombongan itu kemudian melakukan konvoi dengan membawa senjata tajam jenis golok kurang lebih 50 cm.

Baca Juga: Apa yang Bikin Yovie Widianto Percayakan Aminda Buat Nyanyiin Lagu Ciptaannya?

Sesampainya di daerah Demak Ijo, rombongan dikejar oleh warga dan petugas Sabhara Polres Sleman yang sedang patroli.

"Rombongan kemudian berpencar dan berhasil diamanakan enam orang di wilayah hukum Polsek Minggir."

"Kemudian diserahkan ke Polsek Minggir dan selanjutnya barang bukti dan pelaku diamankan di Polres Sleman," katanya saat jumpa per di Mapolres Sleman, Rabu (16/12/2020).

Enam orang yang diamankan adalah AHH (19), RS (16), MBE (17), RJA (15), MIDC (16), dan DI (18).

Namun, hanya satu orang saja yang diamankan yaitu AHH (19), karena kedapatan membawa golok sisir dengan panjang 50 cm.

Pelaku AHH telah ditahan di rutan Polres Sleman, sedangkan pelaku anak RS diminta untuk wajib apel di Mapolres Sleman karena kedapatan membawa senjata tajam. Sementara empat pelajar lain berstatus sebagai saksi.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Polsek Godean mengamankan dua pelajar yang juga kedapatan membawa senjata tajam. Dua pelajar tersebut adalah MCM (15) dan KDN (16).

Saat diamankan, keduanya membawa knok atau stik pemukul yang diletakkan dalam jok motor dan sebuah gir yang diberi tali pengikat.

"Pelaku yang diamankan oleh Polres Sleman dan Polsek Godean ini ada kaitannya. Karena kedua kelompok ini memang dari satu sekolah yang sama, dan keduanya bermusuhan," terangnya.

Baca Juga: Rapid Test Antigen Berlaku 14 Hari Sebagai Syarat Perjalanan ke Luar Kota

Kanit Reskrim Polsek Godean, Iptu Bowo Susilo, menambahkan kelompok Sunsed dan Exist bermusuhan sejak dulu.

Rombongan yang diamanakan oleh Polsek Godean adalah kelompok Exist, sedangkan yang diamankan oleh Polres Sleman adalah kelompok Sunsed.

"Jadi dua kelompok itu memang merencakan tawuran di Kronggahan. Total rombongan ada 12, tetapi yang 10 orang tidak kami temukan pidana."

"Sedangkan yang dua ini memang membawa senjata tajam. Alasannya untuk berjaga diri,"tambahnya.

Atas perbuatannya, para pelajar dikenakan Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (*)

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular