Follow Us

Bertajuk 'Herd Immunity Fest', Festival Musik Ini Langsung Ditinggal Cabut Para Headliner

Bagas Rahadian - Rabu, 15 Juli 2020 | 11:03
Ilustrasi fans musik metal
Jacek Karczmarczyk/Wikimedia Commons

Ilustrasi fans musik metal

HAI-Online.com - Sebuah festival musik di Wisconsin, Amerika Serikat, sukses bikin para headliners-nya sendiri cabut dan menolak untuk tampil di gelaran tersebut.

Sebabnya, gelaran musik yang dihelat pada 16 hingga 18 Juli 2020 itu mengambil judul yang agaknya kontroversial untuk sebagian besar orang di masa pandemi seperti sekarang.

Baca Juga: Herd Immunity untuk Indonesia, Jusuf Kalla: Jangan Sampai Dicoba, Korbannya Nambah Banyak

Festival tersebut diberi judul 'Herd Immunity Fest'.

Judul tersebut emang sekilas terkesan kece sekaligus provoking, selaras lah sama tema festival tersebut yang banyak menghadirkan band beraliran nu metal seperti Static-X, Nonpoint, Dope, Bobaflex, Royal Bliss.

Namun, tanpa disangka, sederet line-up yang berisi band-band cadas itu justru menyatakan mundur lantaran parno sama judulnya.

Melansir Consequence Of Sound, pihak manajemen dari salah satu band tersebut mengaku pihaknya memang mempermasalahkan pemilihan nama festival tersebut dan menjadikannya faktor band-nya batal tampil.

Baca Juga: Jimmy Eat World, Thrice, dkk. Akan Tampil di 2000screen dan Bisa Kamu Tonton Gratis Mulai Hari Ini!

"Nonpoint menolak tampil tersebut karena nama festivalnya," ungkap pernyataan dari band Nonpoint.

"Kita dan temen-temen band lain ambil bagian dalam sebuah pertunjukan yang disebut 'herd immunity fest', yang judulnya seolah mengharapkan kita semua kena corona. Apa-apaan, coba?" tulis pihak band lain.

Herd Immunity sendiri menjadi istilah yang sempat jadi pergunjingan di kalangan masyarakat belakangan ini, tanpa terkecuali di Indonesia.

Sebab, istilah tersebut merujuk pada penerapan konsep di mana masyarakat dinilai nggak lagi perlu mempedulikan strategi penangkalan covid-19 dan menyerahkan semuanya pada kapasitas individu masing-masing untuk menangkal virus yang masuk ke tubuh.

Sehingga, penerapan strategi pandemi seperti social distancing dan sebagainya dianggap nggak penting dalam konsep ini.(*)

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest