Follow Us

Merinding, Begini Kisah Addie MS yang Dipercayakan Buat Rekam Ulang Lagu Indonesia Raya

Alvin Bahar - Kamis, 16 April 2020 | 10:30
Addie MS bersama Alm. Glenn Fredly
Twitter/@addiems

Addie MS bersama Alm. Glenn Fredly

HAI-ONLINE.COM - Ingat Asian Games 2018? Setiap Indonesia raih medali emas, pasti lagu kebangsaan Indonesia Raya diputar.Atau saat acara kenegaraan, pasti Indonesia Raya versi yang sama yang dimainkan.Nah, pernah kepikiran nggak sama lo siapa sih yang mainin lagu Indonesia Raya tersebut? Apa itu rekaman lama, atau baru?Tenang, semuanya terungkap di sini. Lagu Indonesia Raya yang diputar setiap atlet Indonesia meraih emas Asian Games 2018 adalah rekaman lama.Tebak siapa yang main? Adalah komposer Addie MS yang merekamnya!

Baca Juga: Ilmuwan Bikin Alunan Musik Indah dari Tampilan Mikroskopik Virus CoronaDalam postingan di akun Twitter resminya, @addiems, dijelaskan bahwa lagu Indonesia Raya yang sering kita dengar adalah rekaman lama. Lagu itu direkam tahun 1998 oleh Addie MS, dan belum direkam ulang lagi sampai sekarang. Rekaman tahun 1998 itulah yang saat ini dipakai untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya di perhelatan acara resmi kenegaraan, olahraga, dan upacara 17 Agustus di sekolah, dan lainnya.Rekaman itu dilakukan Addie MS di Allan Eaton Studios, Melbourne-Australia, tahun 1998 silam.

Addie MS juga mengunggah saat dirinya memimpin rekaman lagu Indonesia Raya tersebut, dan terlihat Addie MS masih sangat kurus ketika menjadi konduktor di rekaman tersebut. Addie MS tampak mengenakan celana jins, kemeja lengan panjang, dan berambut pendek saat menjadi konduktor rekaman lagu Indonesia Raya pada tahun 1998 lalu.

Sudah 20 tahun lebih rekaman tersebut diputar, dan Addie MS masih merinding ketika mendengarnya.Ia masih merasakan suasana di studio tempat merekam Indonesia Raya ketika mendengarnya.

"Setiap kali rekaman INDONESIA RAYA ini diperdengarkan dlm penyerahan Medali Emas di Asian Games dan di acara2 resmi, selalu teringat saat kurekamnya 20 tahun yg lalu. Dari dalam ruangan studio ini getarannya memancar menembus ruang dan waktu," tulisnya.Ayah Kevin Aprilio tersebut juga menceritakan versi lama dari lagu tersebut."Ini mahakarya WR Supratman yg aslinya diaransemen oleh Jos Cleber. Direkam di RRI thn 1952. Lalu 46 thn kemudian aku rekam ulang atas dukungan Bp Youk Tanzil. Versi rekaman terakhir inilah yg digunakan secara umum di Indonesia. Banyak cerita yg tercecer," paparnya.Wih, jadi ikutan merinding nih, Om!

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest