Follow Us

Salut, Siswa SMK di Gresik Perbaiki Motor Mogok karena Banjir Secara Gratis

Ricky Nugraha - Kamis, 09 Januari 2020 | 15:30
Banjir akibat luapan Kali Lamong yang melanda Kecamatan Benjeng, Gresik, Selasa (7/1/2020).
KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAH

Banjir akibat luapan Kali Lamong yang melanda Kecamatan Benjeng, Gresik, Selasa (7/1/2020).

HAI-online.com - Curah hujan yang tinggi belakangan ini telah membuat sejumlah wilayah di Indonesia dilanda banjir.

Selain Jakarta dan sekitarnya, salah satu daerah lain yang dilanda banjir adalah Jawa Timur, tepatnya di Jalan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik.

Beberapa pengendara sepeda motor yang nekat menerobos jalan itu pun akhirnya harus terkena imbas kendaraan yang mereka tumpangi mengalami mogok karena kemasukan air.

Namun beruntung, sekitar 50 meter dari lokasi, ada para siswa dari SMK YPI Darussalam 1 Cerme yang membuka 'bengkel dadakan'.

Baca Juga: Wajib Diperhatiin, Ini 7 Perubahan Penting di SNMPTN dan SBMPTN 2020

Mereka menawarkan kepada para pengendara yang sepeda motornya mogok, untuk diperbaiki secara gratis.

"Seingat saya dua kali ini, tahun kemarin dan sekarang. Munculnya ide ya mungkin dari kakak-kakak kelas yang tahun kemarin, kan di sini setiap musim penghujan tiba itu banjir," ujar Sabilul Abid, salah satu siswa yang ikut, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (8/1/2020).

Bersama teman-temannya, Abdi terlihat antusias saat memperbaiki motor-motor milik para pengendara yang mogok setelah menerjang banjir.

Mereka melakukan perbaikan itu tanpa meminta imbalan sepeserpun.

Baca Juga: Jangan Nekat, Tindakan-tindakan Ini Bisa Bikin Lo Dapet Nol Kalo Dilakukan Saat Ujian Nasional

"Tidak apa-apa mas, kami ikhlas kok. Sekalian praktek ilmu yang sudah kami dapatkan dari sekolah," ucap siswa kelas 12 ini.

Abid mengaku, agenda yang dilakukan bersama teman-temannya ini juga mendapat dukungan dari sekolah dengan membekali peralatan yang biasa digunakan praktek.

Ini dilakukan dalam rangka membantu sesama, serta sekaligus mempraktekkan ilmu yang sudah didapat selama ini di bangku sekolah.

Para siswa mengaku akan terus membuak "bengkel dadakan" ini sampai air luapan Kali Lamong surut dan nggak lagi menggenangi Jalan Raya Morowudi, tentunya atas izin dari pihak sekolah.

Salut!

Source : Kompas.com

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest