Follow Us

Efek Rumah Kaca Bawa Paduan Suara Penyintas Tragedi 1965 Hingga Kolaborasi Lintas Generasi ke Joyland Festival 2019

Alvin Bahar - Selasa, 19 November 2019 | 14:00
Efek Rumah Kaca saat diwawancarai oleh HAI.
HAI/Rosal Muzakki

Efek Rumah Kaca saat diwawancarai oleh HAI.

HAI-ONLINE.COM - Efek Rumah Kaca (ERK) bakal manggung dalam acara Joyland Festival 2019 di Lapangan Panahan Senayan, Jakarta, tanggal 8 Desember 2019 mendatang.

Nggak cuma manggung nih, ERK juga didapuk buat mengkurasi band-band yang bakal tampil di Panggung Lily Pad dalam gelaran Joyland Festival 2019 tersebut.

“Kita nyari, siapa aja nih yang menurut kita layak untuk mendapat panggung dalam acara ini,” ujar vokalis ERK, Cholil Mahmud.

Penampil yang sudah dikurasi Efek Rumah Kaca tersebut antara lain Puti Chitara, Bayangan (Kuala Lumpur), Made Mawut, Jirapah, Sir Dandy dan masih banyak lagi.

Beberapa yang sepertinya menarik ditonton karena lumayan langka, adalah penampilan paduan suara penyintas Tragedi 1965, Dialita. Atau kolaborasi Mondo Gascaro dengan musisi jadul, Rien Djamain dan Oele Pattiselano.

Baca Juga: Dipermalukan Guru, Siswi Nekat Akhiri Hidup dengan Lompat dari Lantai 4 Gedung

Di luar nama-nama tersebut, Efek Rumah Kaca juga mengaku salut dengan kehadiran musisi-musisi multigenre saat ini.

Di mata mereka, kehadirian musisi multigenre tuh bikin menu musik di Indonesia jadi beragam.

“Banyak band-band waves baru yang nyuguhin aksi panggung yang seru, atraktif banget gitu,” kata Cholil.

Ia memberikan contoh band yang dimaksud adalah The Panturas atau .Feast.

Baca Juga: Dapet Uang Dari YouTube Bukan Cuma Lewat AdSense Kok, Seperti yang Eno Bening Bilang Nih

“Berani sih, berani,” timpal Akbar.

Sementara itu bassist mereka, Poppie Airil menyebutkan, salah satu band nyentrik dan agresif adalah Prontaxan.

“Dibanding band yang lagi tren bikin remix musik ya, gue ngeliat Prontaxon sih yang lebih agresif dan chill,” tandasnya.

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest