Follow Us

Perilaku di Masa SMA Dapat Mempengaruhi Kesuksesan Karier Lo

HAI Internship - Sabtu, 28 September 2019 | 18:00
(foto ilustrasi) anak SMA ngerjain tugas di kelas
Budi/HAI

(foto ilustrasi) anak SMA ngerjain tugas di kelas

Hai-Online-com - Hal-hal yang terjadi di masa depan memang nggak ada yang tahu. Tapi, nggak memungkinkan juga kita bisa memprediksikannya sendiri. Biasanya, apa yang terjadi saat ini atau masa depan, bergantung dengan apa yang sudah kita lakukan di masa lalu.

American Psychological Association telah membuktikannya. Ia menemukan bahwa perilaku di masa SMA dapat memprediksi pendapatan serta kesuksesan karir di masa depan.

Penelitian tersebut berdasarkan pada analisis data 346.660 siswa SMA Amerika di tahun 1960. Peneliti juga menggabungkan data kelanjutannya dari 81.912 siswa tersebut, setelah 11 tahun dan 1.952 di antaranya setelah 50 tahun.

Dalam riset tersebut, peneliti menemukan bahwa siswa-siswa yang menunjukkan antusiasme serta tanggung jawab besar di sekolahnya akan memiliki kesuksesan karir yang lebih besar dibanding mereka yang santai-santai aja selama sekolah.

Antusias di sekolah dan tanggung jawab diukur dengan melihat apakah mereka memperhatikan guru di kelas, mengajukan pertanyaan, mengerjakan tugas dan semacamnya.

Baca Juga: Pentingnya Peran Sekolah untuk Mencegah Kerusuhan Demo Pelajar Kembali Terulang

Menurut para peneliti, ini adalah penelitian longitudinal pertama yang menunjukkan bahwa karakteristik siswa dan pola perilaku di sekolah terkait dengan hasil kehidupan nyata.

"Penelitian kami menemukan bahwa perilaku saat SMA memiliki efek jangka panjang untuk kehidupan seseorang di masa depan," ungkap ketua peneliti, Marion Spengler, Ph.D, Tübingen University.

Spengler percaya bahwa sebagian besar hal ini dapat dijelaskan oleh pencapaian pendidikan selanjutnya.

"Karakteristik dan perilaku siswa dihargai di SMA dan membawa mereka meraih pencapaian pendidikan yang lebih tinggi, dan kemudian berpengaruh pada pekerjaan dan pendapatan yang lebih baik di kemudian hari," katanya.

Namun, dalam hal ini peran orang tua juga penting. Spengler percaya bahwa orang tua bisa membantu dengan memberi anak-anaknya kesempatan yang cukup untuk mengembangkan minat di sekolah serta belajar bagaimana bertanggung jawab di kelas.

Ini artinya, orang tua perlu berkomunikasi dengan para guru dengan baik. Supaya, orang tua bisa mempelajari minat dan bakat anak-anaknya dan mendiskusikan bagaimana cara mengembangkannya.

(Lubna Shafira/HAI)

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest