Follow Us

Yang Perlu Dilakukan Sekolah dan Pelajar Dalam Menghadapi Bahaya Terorisme

Rizki Ramadan - Senin, 14 Mei 2018 | 10:10
Info grafis peran sekolah menghadapi bahaya terorisme yang diberikan Kemendikbud.(Dok. Kemdikbud)
Kemendikbud

Info grafis peran sekolah menghadapi bahaya terorisme yang diberikan Kemendikbud.(Dok. Kemdikbud)

HAI-online.com - Seminggu ini aksi terorisme nggak henti-hentinya terjadi. Dari mulai kerusuhan di penjara Mako Brimob Depok, bom di gereja Surabaya, bom di Rusunawa Wonocolo Sidoarjo,d an yang terbaru, bom di Mapolrestabes Surabaya.

Karena tragedi ini, sekolah-sekolah di Surabaya diimbau untuk meliburkan diri. Dampak terorisme juga dirasakan sekolah.

Karena itu, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui mengajak pihak sekolah untuk berperan aktif dalam melawan bahaya terorisme. Guru dan kepala sekolah diajak untuk melakukan 7 Hal ini:

1. Sediakan waktu bicara pada siswa tentang kejahatan terorisme. Siswa sering menjadikan guru tempat mencari informasi dan pemahaman tentang apa yang sedang terjadi.

2. Bahas secara singkat apa yang sedang terjadi meliputi fakta-fakta yang telah terverifikasi. Jangan membuka ruang terhadap rumor, isu, dan spekulasi.

3. Beri kesempatan siswa untuk mengungkapkan perasaannya tentang tragedi/kejahatan yang terjadi. Nyatakan dengan jelas rasa duka kita terhadap para korban dan keluarganya.

4. Arahkan rasa kemarahan pada sasaran yang tepat yaitu pada pelaku kejahatan, bukan pada identitas golongan tertentuyang didasari pada prasangka.

5. Kembali pada rutinitas normal. Terorisme akan sukses apabila mereka berhasil mempengaruhi kehiupan sehari-hari dan kehidupan kebangsaan kita.

6. Ajak siswa berpikir positif. Ingatkan bahwa negara kita telah melewati banyak tragedi dan masalah dengan tegar, gotong royong, semangat persatuan dan saling menjaga.

7. Ajak siswa berdiskusi dan mengapresiasi kerja para polisi, TNI, petugas kesehatan yang telah melindungi, melayani dan membantu kita di masa tragedi. Diskusikanlah lebih banyak tentang sisi kesiapan dan keberanian mereka daripada sisi kejahatan pelaku teror.

BACA JUGA: #HAIFiles 1998: Selasa Berdarah di Trisakti, Reformasi dan Remaja

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest