Follow Us

Salut! Ini Dia Cara Anak Muda Rayakan Hari Warisan Dunia di Candi Borobudur

- Kamis, 19 April 2018 | 10:00
Peserta workshop sedang mengikuti kegiatan perayaan Hari Warisan Dunia di Galeri Komunitas Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2018).(KOMPAS.com/IKA FITRIANA )
Hai Online

Peserta workshop sedang mengikuti kegiatan perayaan Hari Warisan Dunia di Galeri Komunitas Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2018).(KOMPAS.com/IKA FITRIANA )

HAI-Online.com - Banyak cara yang bisa kita lakukan sebagai anak muda untuk berkontribusi dalam melestarikan warisan dunia sob. Nah, belum lama ini dalam rangka Hari Warisan Dunia, anak-anak muda dari berbagai komunitas melakukan rangkaian kegiatan dan workshop di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Mengangkat tema "Borobudur dalam Potret Lansekap Budaya", para anak muda itu berkegiatan pada 17-18 April. Mereka melakukan pengamatan dengan mendengar dan melihat kondisi yang ada di lokasi sekitar Candi Borobudur serta wawancara dengan pengelola situs, pihak pemerintah, dan masyarakat. Para peserta yang berjumlah 40 anak muda itu juga disebar di 18 titik di sekitar Candi Borobudur, yaitu Candi Borobudur itu sendiri, Candi Pawon, Candi Mendut, Balkondes Borobudur, Punthuk Setumbu, Gereja Ayam, Rafting, Candirejo, Dinas Pariwisata Magelang, Bappeda Magelang, dll.

CEK JUGA NIH: Nggak Dapet SNMPTN? Jangan Sedih, Coba 3 Jurusan Favorit Alternatif Ini

Setelah melakukan pengamatan, para anak muda yang berasal dari berbagai komunitas, seperti komunitas relawan pelestarianw arisan, blogger, agen perjalanan, seniman, fotografer, komunitas malam museum, dll itu melakukan diskusi hasil pemetaannya. Kegiatan ini pun dipandu oleh pengamat budaya dari Yogyakarta, Hairus Salim

Rupanya, memang menurut Yunus Arbi, Kepala Sub-Direktorat Warisan Budaya Benda Dunia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, perayaan Hari Warisan Dunia lebih menitikberatkan pada transfer pengetahuan warisan dunia kepada generasi muda. Lebih lanjut, beberapa fokusnya soal identifikasi titik-titik kerawanan dalam upaya keberlanjutan kawasan Situs Warisan Dunia, sehingga generasi muda bisa berkontribusi solutif di masa mendatang.

Kegiatan perayaan Hari Warisan Dunia ini sendiri memang menurut Iskandar M Siregar, Kepala Seksi Konservasi balai Konservasi Borobudur (BKB) merupakan agenda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam upaya menciptakan lebih banyak kesadaran akan pemahaman dan pelestarian Cand Borobudur sebagai warisan budaya dunia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cara Anak-anak Muda Rayakan Hari Warisan Dunia di Candi Borobudur

Source : Kompas.com

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest