Follow Us

Waspada 3 Bahaya Mengakses Situs yang Diblokir dengan VPN Gratis!

Dok Grid - Rabu, 17 April 2024 | 13:36
VPN gratis memiliki dampak buruk
Pixabay

VPN gratis memiliki dampak buruk

HAI-ONLINE.COM - Hashtag #BlokirKominfo menjadi trending topic di Twitter setelah beberapa situs diblokir oleh Kominfo.

Meskipun situs-situs itu dapat dibuka dengan menggunakan Virtual Private network (VPN), ternyata ada bahayanya loh kalo make yang gratis!

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi memblokir beberapa situs yang belum mendaftar per tanggal 29 Juli 2022 seperti jasa pembayaran online PayPal serta platform distribusi game Steam dan Epic Games.

Seperti dilansir dari KompasTekno, VPN sendiri merupakan jaringan private yang menggunakan koneksi virtual untuk menghubungkan penggunanya ke internet melalui sebuah server yang disediakan oleh penyedia layanan VPN.

Biasanya ketika mengakses internet, provider akan mengetahui seluruh informasi riwayat yang diakses pengguna dan dapat membatasi akses di beberapa situs tertentu. Dengan memakai VPN, kegiatan pengguna internet nggak bisa dibatasi ataupun dilacak oleh provider.

Sehingga dengan menggunakan VPN memungkinkan kita untuk membuka situs yang diblokir oleh pemerintah.

Baca Juga: Cara Membuka Situs Yang Diblokir Tanpa VPN. Nggak Ribet Kok!

Berbeda dengan VPN berbayar yang sudah diakui kredibilitas dan keampuhannya, VPN gratis memungkinkan hacker untuk mencuri data pengguna internet. Selain itu, ada beberapa ancaman bahaya kalo kita menggunakan jasa VPN gratis!

1. Pencurian data

Penggunaan VPN gratis beresiko untuk membuat pengguna rentan akan pencurian data karena pemilik server VPN bisa melihat isi lalu lintas data pada device pengguna yang terhubung.

Data tersebut antara lain seperti data komunikasi, username dan password, data keuangan, dan foto-foto pribadi.

Nantinya, kalo data kita dicuri, maka akan bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang nggak bisa dipertanggungjawabkan!

2. Serangan virus malware

Kemudian VPN gratis juga memungkinkan pengguna mendapatkan serangan virus malware dari pihak yang nggak bertanggung jawab.

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest