Follow Us

Healing dengan Mencuci Piring, Psikolog: Bisa Redakan Stress, Tenangkan Pikiran dan Jauhkan Overthinking!

Al Sobry - Sabtu, 16 April 2022 | 13:30
Mencuci Piring dengan cara mindfulness

Mencuci Piring dengan cara mindfulness

HAI-Online.com - Studi menunjukkan bahwa kegiatan mencuci piring bisa menjadi salah satu cara healing yang ampuh untuk menyembuhkan ketegangan dan meredakan stres berlebihan.

Sungguh nggak terpikirkan jika mencuci piring setelah hari yang panjang bisa menjadi cara relaksasi terjangkau tanpa perlu ke tempat jauh atau hidden gem yang selama ini dikejar netizen.

Daripada sekadar rebahan, bermain game atau menonton series di gadget, cuci piring dapat mengurangi tingkat stres kamu saat di rumah.

Baca Juga: Meski Nggak Happy Ending, 7 Film Ini Tetep Layak Ditonton

Sebuah studi yang dilakukan di Florida State University menemukan bahwa mencuci piring dengan mindfulness dapat menenangkan pikiran dan mengurangi stres.

Dikutip dari laman mindful.org, kamu bisa meraih mindfulness yaitu kemampuan dasar manusia untuk hadir sepenuhnya, sadar di mana kita berada, apa yang kita lakukan, dan tidak terlalu reaktif dengan apa yang terjadi di sekitar kita alias kalem dan bijak.

Nah, singkatnya, mindfulness adalah saat di mana pikiran kita sepenuhnya memperhatikan apa yang sedang terjadi dan sedang dilakukan, tanpa memikirkan hal lain.

Terus, kok ada sih studi cuci piring jadi buat healing?

Untuk diketahui, healing merujuk pada penyembuhan, pengobatan, atau pemulihan diri secara general.

Melansir Kompas.com, istilah healing kini digunakan dalam konteks sembuh dari stres yang dialami.

Nah baru-baru ini, Florida State University News, pada Sabtu (16/4/2022) ini membeberkan, studi yang melihat apakah benar mencuci piring dapat digunakan sebagai praktik kontemplatif informasi yang mendorong keadaan mindfulness.

Salah satu peneliti dalam studi tersebut, Adam Hanley, bilang bahwa penelitian ini bermula dari ketertarikannya pada kajian mindfulness.

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest