Follow Us

Ilmuwan China Berencana Hidupkan Lagi Orang Mati dengan Teknologi

Annisa Putri Salsabila - Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:15
Wadah baja tahan karat untuk membekukan dan menyimpan tubuh dalam nitrogen cair super dingin di Shandong Yinfeng Life Science Research Institute, satu-satunya pusat krionik di China.
The Shandong Yinfeng Life Science Research Institute via SCMP

Wadah baja tahan karat untuk membekukan dan menyimpan tubuh dalam nitrogen cair super dingin di Shandong Yinfeng Life Science Research Institute, satu-satunya pusat krionik di China.

HAI-Online.com - Institut Penelitian The Shandong Yinfeng Life yang merupakan satu-satunya pusat penelitian krionik di China punya rencana gila.

Pasalnya, orang-orang yang tergabung dalam riset itu berencana akan menghidupkan kembali orang yang sudah meninggal dengan menggunakan teknologi.

Melansir dari South China Morning Post, Rabu (30/9/2020), lembaga penelitian krionik memiliki empat pusat penelitian di dunia, salah satunya di China.

Baca Juga: Untuk Kurangi Sampah Plastik, Joe Taslim Ngegym Bawa Tote Bag untuk Baju Bekas Olahraga

Lembaga penelitian itu menyediakan suspensi krionik. Mereka mengawetkan tubuh pada suhu yang sangat rendah dengan harapan suatu hari dapat ‘menghidupkan kembali’ mereka.

Namun penelitian Yinfeng melangkah lebih jauh. Ini berpotensi merevolusi transplantasi organ, pelekatan kembali bagian tubuh, dan perawatan medis lainnya.

Teknik ini dinamakan The Cryonics, yaitu menjaga tubuh manusia pada suhu yang sangat rendah dengan tujuan menipu kematian.

Baca Juga: Sering Makan Sashimi Bikin Liver Cowok Ini Dipenuhi Cacing

Ini melibatkan penyimpanan tubuh dalam wadah baja tahan karat dalam nitrogen cair super dingin. Institut Penelitian The Shandong Yinfeng Life didirikan di Jinan,China timur.

Lembaga itu menyediakan layanan penangguhan dan penyimpanan krionik untuk manusia dan hewan peliharaan yang telah meninggal.

Dengan harapan suatu hari dapat menggunakan teknologi canggih untuk ‘menghidupkan kembali’ mereka.

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest