Namun, jika ketiganya sadar atau tidak di bawah paksaan/tekanan dan semakin menjadi-menjadi seiring banyaknya komentar netizen maka bisa dipahami bahwa ketiga remaja tersebut secara sengaja memproduksi dan menyebarluaskan tayangan pornografi.
"Ini memosisikan mereka sebagai pelaku," ujar Reza.
Lantas mana yang harus didahulukan? Status korban atau status pelaku?
Menurut Reza yang perlu didahulukan adalah penanganan terhadap mereka selaku korban.
"Kenakan sanksi sesuai UU ITE dan UU SPPA," katanya.
Tak hanya otu Reza juga menambahkan, kalau ternyata dari aksi tersebut mereka terbukti lesbian, berarti ada agenda tambahan untuk meluruskan orientasi homoseksual mereka juga.
Pekerjaan rumah yang banyak untuk tiga siswi ini, gais. (*)