Follow Us

Jangan Asal Terobos, Kenali Batas Aman Motor Saat Lewati Genangan Air

Bayu Galih Permana - Jumat, 11 Oktober 2019 | 16:59
Ilustrasi motor menerobos banjir.
PIXABAY/QIMONO

Ilustrasi motor menerobos banjir.

HAI-Online.com - Saat musim hujan datang, banyak pengendara motor yang senang asal-asalan menerobos banjir tanpa mempedulikan batas aman kendaraan ketika melewati genangan air, yang ujung-ujungnya berakhir mogok.

Mogoknya kendaraan saat melewati genangan air tersebut terjadi karena sebuah kondisi bernama water hammer, di mana air masuk ke dalam ruang bahan bakar dari motor dan membuat stang piston (connecting rod) menjadi bengkok.

"Perhatikan, jangan sampai genangan air melewati jalur pernapasan mesin," ujar Asisten Manajer Technical Service PT Daya Dicipta Motora (DAM) seperti yang dikutip HAI dari Kompas.com.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa ada tiga komponen yang harus dilindungi dari genangan air ketika sepeda motor menerobos banjir, di antaranya pernapasan mesin, lubang knalpot, dan juga saringan udara.

Baca Juga: Polisi Bakal Tindak Orang-orang yang Bikin SIM Pakai Jasa Calo

Langkah tersebut dilakukan karena tiga komponen tersebut menjadi bagian yang paling rentan menyebabkan motor mogok akibat terendam air ketika melewati genangan banjir.

Sementara itu, Kepala Bengkel AHASS Murni Pura Mas Depok, Memet Saputra menjelaskan ada sejumlah faktor lain yang dapat menyebabkan motor mogok meskipun melewati genangan air yang nggak tinggi, salah satunya busi.

Apabila kepala busi sudah bercelah, nantinya nggak akan ada api di ruang pembakaran sehingga dapat menyebabkan kendaraan menjadi mogok.

"Ini biasanya karena businya sebetulnya sudah harus diganti, tapi tetap dipakai sampai akhirnya kena cipratan air dan timbul induksi," ujar Memet.

Gimana sob, sekarang udah tahu kan? Jadi, mulai saat ini udah nggak ada lagi cerita mogok gara-gara melewati genangan banjir ya. (*)

Source : Kompas.com

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest