Follow Us

Pencipta Kartun Strip 'Panji Koming', Dwi Koendoro Meninggal Dunia

Bayu Galih Permana - Kamis, 22 Agustus 2019 | 14:00
Dwi Koendoro Brotoatmojo Kartunis Panji Koming.
HARIAN KOMPAS

Dwi Koendoro Brotoatmojo Kartunis Panji Koming.

HAI-Online.com - Kabar duka datang dari pencipta kartun Panji Koming Koran Kompas, Dwi Koendoro Brotoatmojo yang menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Premier Bintaro pada Kamis (22/8) dini hari tadi, sekitar pukul 03.14 WIB.

Kabar soal meninggalnya pria yang pertama kali bergabung bersama Kompas Gramedia pada tahun 1976 silam dengan menjadi karyawan tata artistik dan ilustrator ini sendiri disampaikan melalui cuitan akun Twitter resmi Harian Kompas.

"Harian Kompas berduka dengan berpulangnya Dwi Koendoro pada pukul 3.14 di Rumah Sakit Premier Bintaro. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka," tulis Harian Kompas.

Menurut keterangan salah satu sahabat anggota keluarga Dwi Koen, Vani, pria kelahiran Banjar, Jawa Barat ini sempat dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) sebelum meninggal.

Baca Juga: Viral Video Anak Injak Kepala Orang Tua di Surabaya, Polisi: Korban Nggak Mau Anaknya Dipenjara

Meskipun begitu, Vani sendiri menjelaskan bahwa dirinya nggak mengetahui penyakit apa yang merenggut nyawa Dwi Koen.

"Iya betul beliau meninggal, tadi pagi. Sempat masuk ICU, tapi saya tidak tau pasti beliau sakit apa," terang Vani seperti yang dikutip HAI dari Kompas.com.

Suasana rumah almarhum Dwi Koendoro di jalan Cucur Barat V, Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (22/8)
KOMPAS.com/Muhamad Isa Bustomi

Suasana rumah almarhum Dwi Koendoro di jalan Cucur Barat V, Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (22/8)

Fyi, Dwi Koen merupakan sosok penciptan kartun Panji Koming, komik strip yang secara berkala diterbitkan di surat kabar Kompas edisi Minggu sejak 14 Oktober 1979.

Nama komik ini berasal dari nama tokoh utamanya, Panji Koming, yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit, di mana juga sering diartikan "Kompas Minggu", "bingung", ataupun "gila".

Cerita Panji Koming mengambil setting masa lalu, tetapi kasus yang diangkat sering kali dikaitkan dengan hal-hal aktual yang terjadi di Indonesia, terutama masa Orde Baru dan sesudahnya.

Salah satu karya Dwi Koendoro
Twitter/hariankompas

Salah satu karya Dwi Koendoro

Selamat jalan, Dwi Koendoro. Semoga segala amal baik dan bakti yang diberikan selama ini mengantarkannya ke haribaan Tuhan. (*)

Source : Kompas.com

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular