Emosional Eating Saat Stres Bikin Pola Makan Jadi Buruk, Ini 5 Tips Mengatasinya!

Senin, 28 September 2020 | 16:26
Shutterstock

Emosional Eating Saat Stres Bikin Pola Makan Jadi Buruk, Ini 5 Tips Mengatasinya!

HAI-Online.com – Pernahkah kamu merasa stres dan akhirnya makan sembarangan? Mungkin kamu sedang alami emotional eating dimana kebiasaan makanmu jadi berubah ke arah yang buruk.

Apalagi saat ini semakin banyak orang merasa stres akibat menghadapi proses adaptasi dalam menjalankan tatanan kehidupan baru selama pandemi.

Seluruh anggota keluarga berada di rumah sepanjang hari, jadwal kerja dan sekolah yang berubah dan dipenuhi hal baru serta rutinitas harian lainnya itu dapat meningkatkan rasa cemas yang bisa bikin stres datang.

Baca Juga: Tips Tarik Ulur Buat Kamu yang Baru Jadian Sama Dia, Biar Nggak Cepet Putus!

Nah, stres juga ternyata bisa membuat kita menjauhi kebiasaan makan yang sehat dan akhirnya berdampak kurang baik pada tubuh.

Senior Director, Worldwide Nutrition Education and Training, Herbalife Nutrition, Susan Bowerman mengatakan respon alami tubuh terhadap stres membuat kita lebih “aktif” dan waspada. Tetapi ketika respon terhadap stres ini kita aktifkan secara terus menerus, hal tersebut dapat membebani kekebalan tubuh, sehingga lebih sulit baginya untuk menangkal penyakit.

Dan karena sistem kekebalan tubuh yang baik bergantung pada pola makan kaya nutrisi, maka menjamin terpenuhinya kecukupan nutrisi tubuh menjadi salah satu pertahanan terbaik dalam melawan penyakit, terutama menghadapi masa-masa ketidakpastian seperti saat ini.

“Memang hal itu lebih mudah untuk diucapkan dibanding dilakukan. Karena stres juga dapat menyebabkan kelelahan dan depresi. Jika demikian pelarian yang mudah adalah dengan makan," terangnya.

Menurutnya, stres membuat orang memikirkan untuk mengganti pola makan yang cepat dan nyaman.

"Seringkali sarat dengan lemak, garam dan gula. Dan jika kamu beralih ke kafein untuk menangkal kelelahan, itu juga bisa menjadi bumerang, dengan mengganggu tidur kamu,” tambah Susan lagi.

Baca Juga: Pernah Ngerasain Haus Terus Menerus? Simak 9 Penyebab Kenapa Dahaga Nggak Kunjung Hilang

Padahal perlu diketajui, jika makanan yang sering kamu konsumsi iru mengangdung kalori tinggi, hal tersebut dapat menstimulasi pelepasan zat kimia tertentu di otak yang membuat kita merasa lebih baik. Setidaknya itu terjadi untuk jangka pendek dan membuat kita ingin makan terus.

"Perlu diingat makan berlebihan dapat menyebabkan pertambahan berat badan yang dapat berujung pada tekanan psikologis dan berakhir dengan makan lebih banyak," jelasnya lagi.

Nah, jika kamu belum dapat mengusir stres dari pikiran dengan segera, beberapa hal di bawah ini dapat membantu kamu untuk setidaknya mengatur cara agar merespon stres lewat makanan bisa diatasi dengan lebih baik:

Mungkin kamu sedang alami Emotional Eating dimana kebiasaan makan jadi berubah ke arah yang buruk.

1. Stok makanan seimbang.

Cobalah untuk memasukkan beberapa protein tanpa lemak - seperti unggas, telur, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan atau produk kedelai – pada daftar menu makanan kamu.

Protein memuaskan rasa lapar dan membantu kamu tetap waspada secara mental.

"Lengkapi makanan kamu dengan buah-buahan segar, sayuran, dan biji-bijian," jelas Susan.

2. Yuk bikin jadwal makan teratur lagi

Saat kamu sedang stres, mudah sekali untuk menunda makan atau bahkan melewatkannya sama sekali. Sebagai akibatnya, tingkat energi akan menurun, dan kamu mungkin bakal milih untuk ngambil cemilan.

Nah, coba biasakan atur makan walau sedikit tapi teratur. Kalo emang stres jadi pembunuh nafsu makan kamu, cobalah makan makanan dalam jumlah sedikit, tapi lebih sering sepanjang hari.

3. Hindari makanan pereda stres.

Tahukah kamu, secangkir teh herbal bisa menjadi jalan cepat yang mungkin berhasil untuk mengurangi stres dengan segera.

Tapi, jika kamu merasa perlu makan, pilihlah makanan bertekstur keras yang renyah, itu bisa membantu menghilangkan stres dengan melatih otot rahang yang kencang.

Cobalah mengemil segenggam almond, kacang kedelai, atau wortel.

Cari makanan yang sehat

4. Kurangi kafein

Orang sering merasa kurang energi saat stres dan beralih ke kafein untuk megembalikan mood-nya, tetapi hal itu dapat mengganggu tidur malam lho.

Kalo kafein bikin kamu terjaga di malam hari, gantikan dengan minuman hangat lain yang dapat membantu kamu cepat rileks.

5. Usahakan pisah waktu makan

Maksudnya kamu sebaiknya tidak makan di meja saat bekerja, atau makan malam tapi masih memikirkan tanggung jawab lain.
Maka coba luangkan waktu ekstra untuk ambil waktu isytirahat, bersantai saat kamu makan. Dengan begitu, kamu akan cenderung makan lebih sedikit dan menikmati waktu makan dengan berkualitas. (*)

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya