Follow Us

8 Tips Bikin Foto Kece Saat Traveling Dari @Puanindya

Rizki Ramadan - Rabu, 04 April 2018 | 11:00
Foto Pemandangan Saat Traveling
Rizki Ramadan

Foto Pemandangan Saat Traveling

HAI-online.com - Semua orang suka memfoto pemandangan, tapi nggak semuanya bisa menghasilkan foto yang aestetik yang menarik sehingga disukai banyak orang.

Tapi tenang, ada kok caranya. Putri Anindiya berbagi tips sederhana, yang seringkali luput saat menjepret momen liburan. Padahal, cara tersebut bisa dimaksimalkan untuk membuat foto liburan yang epik dan berkarakter.

1. Pastikan Lensa Bersih

Sebagian dari fotografer smartphone, abai untuk membersihkan lensa kamera. Nyatanya, hal ini penting untuk mengurangi "cacat" pada hasil jepretan.

Lensa pada smartphone bisa dibersihkan dengan kaos berbahan katun, yang sedang dikenakan. Namun, ada baiknya jika membersihkannya menggunakan kain fiber, yang biasa digunakan untuk membersihkan lensa kacamata.

2. Leading lines

Secara sederhana, leading lines merupakan pola, bisa berupa garis-garis yang mengarah ke suatu obyek. Misal, garis-garis bayangan dari tiang-tiang di siang hari, bekas jejak kaki di pasir, pola langit-langit rumah atau motif di lantai. "Kadang orang gak peka soal garis-garis, padahal dengan adanya garis itu, bisa buat fotonya lebih berkarakter dan kuat ke arah obyeknya", jelas Puan, sapaan akrab Putri.

Ia menambahkan, untuk membuat foto leading lines, harus cukup peka melihat kondisi, demi menemukan hal-hal kecil namun berkarakter.

3. Pencahayaan yang baik

Pencahayaan menjadi syarat utama fotografi, karena pencahayaan yang baik dan cukup, otomatis akan menciptakan hasil jepretan yang baik pula. Namun, bagaimana jika cahaya yang masuk sedikit, seperti saat senja, malam hari, atau dalam ruangan indoor minim cahaya? Jawabannya, ada di pengaturan aperture atau bukaan lensa. Untuk kondisi minim cahaya, mode manual sangat disaankan untuk pemakaian kamera smartphone dengan mengatur ke angka lebih kecil.

"Kalau soal pencahayaan yang bagus, Samsung Galaxy S9 udah punya konsep se-DSLR gitu, karena dia punya dual-aperture-nya itu. Kayak tadi misal matahari terik banget, di mode manual bisa diganti dari f/1,5 ke f/2,4, tergantung kondisi cahayanya", terang Puan.

4.Perspektif yang berbeda

Source : Hai Online

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest