Follow Us

Ini 5 Cara yang Bisa Mengobati Rasa Homesick Lo di Perantauan

Fadli Adzani - Kamis, 26 Oktober 2017 | 03:45
Ilustrasi kesepian
Fadli Adzani

Ilustrasi kesepian

Bagi anak rantau atau kosan pasti acap kali terserang penyakit rindu atau homesick. Apalagi anak kuliahan yang harus mengenyam pendidikan di luar kota ataupun luar negeri.

Suasana hati menjadi jelek karena kangen suasana rumah. Nggak jarang orang yang homesick lebih memilih menyendiri di kamar dan menguhubungi orang rumah untuk mengobati rasa rindu.

HAI punya nih cara-cara yang bisa bikin rasa homesick lo terobati di perantauan.

1. Dekorasi

Salah satu hal tersulit itu harus adaptasi dengan suasana kamar baru di perantauan. Kasur lo mungkin nggak senyaman kasur di rumah, begitu pun dengan warna cat kamar. Tapi, coba deh untuk bikin kamar baru senyaman mungkin. Pajang foto keluarga di meja belajar bisa jadi cara tepat mengobati homesick.

2. Bersosialisasi

Meski berharap ada keluarga di sekitar lo, jangan terlarut dengan perasaan itu, guys. Saatnya cari teman baru di sekitar. Hal ini tentu buat lo mulai lupa dengan rasa homesick dan membantu kehidupan lo di perantauan dengan teman-teman baru.

3. Ikut organisasi dan sejenisnya

Selain mencari teman baru, ini saatnya untuk ikut organisasi atau kegiatan lain. Banyak aktivitas yang bisa lo ikuti ketimbang berlarut-larut dalam rasa kangen rumah.

4. Cari kerja

Nggak harus kerja berat kantoran kok. Lo bisa mulai dari apa yang lo suka. Mulai dari freelance writer, design graphics, dan lainnya. Ini bakal bikin lo sibuk dan seiring berjalannya waktu homesick itu pergi dengan sendirinya saat lo produktif.

5. Pulang ke rumah

Kalau homesick sudah sangat parah dan lo merasa sudah nggak bisa mengatasinya lagi, mungkin ini sudah waktunya lo untuk sejenak kembali ke rumah. Tapi, lo juga harus ingat dengan tanggung jawab di perantauan untuk menyelesaikan perkuliahan ya. Jangan terlena berlibur atau keasikan di rumah.

Penting loh guys menindaklanjuti perasaan homesick. Sulit memang mengabaikannya begitu saja. Cara tercepat sih untuk mengatasi ini dengan menghubungi keluarga via media sosial atau telepon. Luangkan waktu walau sebentar ya!

(Dewi Rachmanita Syiam)

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest