Follow Us

Review Film "Filosofi Kopi 2: Ben & Jody": Bukti Kalau Kopi Membangun Semangat

Rizki Ramadan - Kamis, 13 Juli 2017 | 07:21
Filosofi Kopi 2
Rizki Ramadan

Filosofi Kopi 2

Setelah berkeliling Indonesia buat membagikan cita rasa “Ben’s Perfecto” dengan VW Combi-nya, Ben justru malah pengen balik lagi ke Jakarta dan membuka kedai Filosofi Kopi kembali. Hal ini terjadi setelah semua karyawannya mengundurkan diri kemudian ia menyadari apa yang dilakukan sekarang ini tidak akan ada habisnya.

Nggak mudah untuk kembali mengumpulkan modal untuk membeli kedai itu kembali. Apalagi buat Jody yang selama ini mengoordinasi masalah “cuan”, hanya bisa bersabar dan menuruti keinginan Ben yang sangat keras. Beruntung mereka dipertemukan dengan Tarra, investor yang akan membantu untuk menjadikan Filosofi Kopi sebagai kedai nomor satu di Jakarta lagi.

Meskipun begitu, mereka terus menghadapi tantangan lain yang dapat menjatuhkan kedai yang baru saja buka kembali. Diawali oleh Jody yang mengambil alih jobdesc Ben, yaitu merekrut Brie sebagai barista. Ben sangat nggak bisa menerima karena menurutnya hanya dia yang tau cara merekrut orang yang cocok untuk kedai. Benar saja, karena kinerja Brie yang tidak sesuai, kedai mereka mendapat review negatif dari pelanggan.

Film ini menceritakan bagaimana mereka untuk bangkit kembali serta dibumbui konflik-konflik persahabatan antara Ben & Jody. Jika di film sebelumnya ada konflik cinta segitiga, maka di film kali ini konflik yang disajikan adalah cinta segiempat. Namun ceritanya masih tetap masuk logika.

Visualnya sangat menarik, apalagi latar yang digunakan lebih banyak dari sebelumnya. Kali ini syuting dilaksanakan di 6 kota, yaitu Bali, Yogyakarta, Jakarta, Makassar, Toraja, dan Lampung. Selain visual, soundtrack yang dipilih juga sangat mendukung karena sambil ikut bercerita apa yang sedang dialami oleh karakter tersebut. Spesialnya, soundtrack terakhir yang diputar untuk mengakhiri film dinyanyikan langsung oleh Rio dan Chicco sebagai Ben & Jody.

Namun sepertinya inti ceritanya hampir sama dengan film sebelumnya, yaitu perjuangan mambangun kedai filkop. Hanya konflik yang sedikit lebih rumit saja yang membedakan. Tapi film ini tetap menghibur karena punya emosi yang cukup kuat.

Penasaran konflik apa lagi yang dialami dan apa yang bikin kamu ikut emosi? Tunggu tanggal 13 Juli 2017 buat nikmatin Filosofi Kopi 2 di bioskop!

(Penulis: Nabila)

Editor : Hai

PROMOTED CONTENT

Latest