Follow Us

Kunto Aji, Dipha Barus, Rayi Putra, Aurelie dan Rossa Nyanyikan Ulang Lagu Zamrud Khatulistiwa

Al Sobry - Jumat, 13 Agustus 2021 | 16:31
Kunto Aji, Dipha Barus, Rayi Putra, Aurelie dan Rossa Nyanyikan Ulang Lagu Zamrud Khatulistiwa

Kunto Aji, Dipha Barus, Rayi Putra, Aurelie dan Rossa Nyanyikan Ulang Lagu Zamrud Khatulistiwa

"Resso memilih lagu ini karena lirik dan irama musiknya asik didengar dan abadi sepanjang masa, tak lekang oleh waktu. Sesuai tema 'Bersama Musik Dibawa Asik' Resso berniat Memperkenalkan lagu legendaris dari era tahun 90-an ke generasi yang lebih muda hari ini, hasil kolaborasi asik dari lima penyanyi dan musisi lintas generasi dan lintas genre di Indonesia," jelas Diza lagi.

Baca Juga: Indahnya Perpisahan ala Courtney Barnett di Single Terbaru 'Before You Gotta Go'

Lagu 'Zamrud Khatulistiwa' ini ditulis oleh Guruh Soekarno Putra dan dinyanyikan oleh Keenan Nasution pada tahun 1978, sebelum akhirnya dipopulerkan oleh penyanyi legendaris Chrisye pada tahun 1996.

Lirik lagu ini sarat dengan kekaguman dan puji syukur yang mencerminkan rasa kebanggaan terhadap Indonesia yang indah dan kaya serta sarat keberagaman, baik alamnya, suku bangsa, bahasa dan seni budayanya.

Memproduksi ulang lagu 'Zamrud Khatulistiwa' dengan para musisi dan artis dari berbagai genre yang masinh-masing punya warna suara berbeda tentunya jadi tantangan tersendiri.

Dipha Barus yang didapuk mengaransemen ulang lagu tersebut mengaku punya kesa twesendjri di lagu tersebut.

"Versi Keenan merupakan lagu yang sangat saya sukai di masa kecil, sehingga mengerjakan proyek ini seperti menggambar ulang sebuah lukisan favorit."

Meski situasi enggarapannya tida ideal,nyatanya suara yang diambil dari tempat berbeda itu bisa diproduksi dalam waktu kurang dari 2 bulan.

"Tantangannya kita harus take di tempat berbeda dan harus mixing vocal-nya tapi puji Tuhan, aman dan lagu keluar," kata Dipha Barus.

Dengan menggabungkan para musisi yang berbeda genre ini, Rayi Putra mengaku tadinya dia ingin menyelipkan unsur rap agar lagunya jadi berbeda, namun dia memutuskan untuk tidak mengambil langkah itu dan lebih memilih untuk memakai autotune pada vokalnya agar terisi unsur hip hop di musiknya.

"Mau bikin part rapnya tapi beban kayaknya, jadi gue pakai autotune aja biar tetap ada yang mewakili genre gue, karen lagu ini kan kolaborasi dari musisi yanh berbeda-beda. Semoga karya ini bisa menjadi contoh kecil akan potensi besar yang bisa kita lakukan kalo bangsa Indonesia mau bersatu dan menghargai perbedaan," terangnya.

Kunto Aji pun merasakan bersyukur bisa terlibat dalam kolaborasi ini, apalagi lagu tersebut punya makna tersendiri juga baginya.

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular