Follow Us

Sepenting Apa Sih Video Klip Untuk Sebuah Band? Ini Pandangan Para Musisi Punk

Bagas Rahadian - Sabtu, 18 April 2020 | 15:00
(Kiri ke kana) Ali Nugraha (Speak Up), Heymbenk (Stand Here Alone/Bass),  dan Ocan (Stand Here Alone/Gitar) dalam sesi Hai Class di
HAI Online

(Kiri ke kana) Ali Nugraha (Speak Up), Heymbenk (Stand Here Alone/Bass), dan Ocan (Stand Here Alone/Gitar) dalam sesi Hai Class di

HAI-Online.com - Menggarap proyek video klip emang telah lama menjadi hal lumrah di kalangan para musisi, terutama agar lagu-lagu yang mereka ciptain bisa lebih dekat dengan para fans.

Semenjak industri musik makin berkembang, udah kayak hal wajib buat para musisi dan band untuk seenggaknya punya rekam jejak video klip untuk salah satu single-nya.

Nah, walaupun video klip bukanlah sebuah pakem untuk dimiliki setiap band, tapi ternyata video klip punya peran yang besar untuk para musisi yang bergerak secara indenpenden atau indie.

Hal tersebut diungkapkan sendiri oleh Ali Nugraha (vokalis band Speak Up) dan band pop punk, Stand Here Alone dan Asep Balon, yang menjadi bintang tamu dalam sesi Hai Class di event "Main di Barat: Saturday Punk-coustic", Sabtu 7 Maret lalu.

Band pop punk asal Bandung, Stand Here Alone, mengakui bahwa video klip telah memberikan beragam manfaat untuk setiap lagu yang mereka ciptakan, terutama manfaat dari segi promo dan keintiman dengan para fans.

Baca Juga: Ngumpul Sambil Nyanyiin Lagu Folk, Beranda Rumah Senang Main di Barat

"Menurut kita, video klip merupakan cara terbaik untuk mempromosikan lagu kita saat ini. Karena dengan nggak cuma audio, orang lebih cepat buat nge-hapal," kata Heymbenk, bassist Stand Here Alone.

"Ketika liriknya seperti ini dan ditambah visual yang relate sama kehidupan mereka, orang jadi ngerasa "wah ini gue banget nih lagunya"," lanjut Heymbenk.

Sementara, Ali Nugraha memberikan pandangan agak beda terkait peran video klip dalam karya-karyanya.

Menurut vokalis band Speak Up tersebut, video klip bisa menjadi tantangan buat para musisi untuk lebih memahami lagu yang udah mereka ciptain dengan cara membuat versi visual-nya.

"Kita sebagai musisi juga jadi ditantang untuk menyampaikan pesan-pesan lagu kita secara visual dan lebih dalem," ucap Ali.

"Video klip bisa jadi sarana eksplorasi buat para musisi dengan sutradara untuk lebih bisa memahami lagu kita sendiri," tambahnya.

"Main di Barat" kembali hadir dengan megusung tema musik punk dan sub-genre pada edisinya yang ke-3. Selain Ali Nugraha dan Stand Here Alone feat. Asep Balon, juga hadir band besutan Hai Demos yakni Coaster.

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest