Follow Us

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Merasa Terasingkan Usai Pulang dari China, Dijauhi Keluarga hingga Jadi Omongan Tetangga

Bayu Galih Permana - Selasa, 04 Februari 2020 | 10:40
Ilustrasi virus corona
via T24

Ilustrasi virus corona

HAI-Online.com - Sejak pulang dari China karena merebaknya kasus virus corona, 2 mahasiswa Indonesia, Adam Amrismafasyah dan Annisa Sekar Ayu Utami mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan di kampung halaman mereka sendiri.

Seperti dilansir HAI dari Kompas.com, keduanya memilih pulang ke Indonesia karena keluarga mereka khawatir dengan keganasan virus corona yang menghantui sejumlah wilayah di China, bahkan dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam ceritanya, Adam mengaku bahwa dia menerima perlakuan tak mengenakkan dan menjadi bahan omongan tetangga serta temannya sendiri setelah pulang dari Negeri Tirai Bambu.

"Kalau kondisi saya aman-aman saja. Hanya, kalau ketemu orang, mereka suka ngomongin. Cuma sedikit sentimen saja seolah-olah orang tidak senang aku pulang. Kalau keluarga sendiri tidak," jelas Adam ketika dihubungi pada Senin (3/2) kemarin.

Baca Juga: Berkat Kombinasi Obat Ini, Dokter di Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Terjangkit Virus Corona

Meski telah melalui pemeriksaan kesehatan beberapa kali sebelum dan sesudah masuk Indonesia, beberapa orang menganggap Adam masih tetap berbahaya karena tinggal cukup lama di negara tempat pertama kali virus corona menyebar.

Namun, mahasiswa berusia 18 tahun itu mengaku maklum dengan perlakuan para tetangga dan teman karena hingga saat ini virus corona telah mengakibatkan ratusan nyawa melayang.

"Saya sih maklum saja. Kalau kita di posisi mereka juga pasti begitu," tutup Adam.

Baca Juga: Dibangun Cuma 10 Hari, Begini Wujud Dalam Rumah Sakit yang Dibuat untuk Atasi Pasien Virus Corona di Wuhan

Hal serupa pun juga dialami oleh mahasiswi asal Palembang yang menuntut ilmu di kampus Changcun University, Annisa Sekar Ayu Utami.

Kembali ke Palembang seiring merebaknya kasus virus corona di China, Annisa mengaku bahwa dia menerima banyak komentar negatif di media sosial.

Source : Kompas.com

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest