Follow Us

Motor Mogok Saat Lewati Genangan Banjir? Ini Pertolongan Pertama yang Harus Dilakukan

Bayu Galih Permana - Sabtu, 12 Oktober 2019 | 17:00
llustrasi motor mogok akibat banjir.
Motorplus-Online

llustrasi motor mogok akibat banjir.

HAI-Online.com - Bukan sebuah rahasia lagi, banyak sepeda motor yang selama ini mengalami kondisi water hammer, air masuk ke dalam ruang bahan bakar motor dan membuat stang piston bengkok, sehingga menyebabkan kendaraan jadi mogok.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada sejumlah hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama kepada motor, di antaranya cari tempat kering, diamkan kendaraan tanpa menyalakan mesin, serta mengeringkan cangklong busi mesin.

Dilansir dari Kompas.com, cara penanganan motor mogok akibat menorobos genangan banjir ini sendiri disampaikan oleh Kepala Bengkel Honda AHASS Daya Motor Cibinong dan Karawang, Asep Suherman pada Jumat (11/10) kemarin.

"Mogok dikarenakan cangklong busi dan busi terkena air. Lepaskan cangklong busi lalu keringkan, bisa ditiup atau pakai lap kering. Businya juga demikian," terang Asep.

Baca Juga: Gampang Kok, Begini Cara Mudah Mendeteksi Oli Palsu dari Kemasan

Untuk menghindari hal tersebut, Herman pun menyarankan para pengendara untuk nggak nekat menerobos banjir karena tindakan itu dapat menyebabkan mesin macet karena adanya pukulan dari suhu panas ke dingin.

"Yang perlu jadi catatan jangan mencoba untuk menerobos banjir dikarenakan yg pertama bisa jadi mesin macet Karena pukulan dari suhu mesin panas ke dingin (water hammer) yang bisa mengakibatkan mesin macet," ujarnya menambahkan.

Apabila sudah terlanjur menerjang banjir, Herman meminta pengendara untuk segera pergi ke bengkel terdekat karena dikhawatirkan ada air yang masuk ke mesin dan bercampur dengan oli.

"Jika sudah terlanjur menerjang banjir selalu periksa kondisi motor, dikarenakan air masuk ke bagian mesin dan bercampur dengan oli," tutup Herman.

Tuh dengerin, sob! Jadi, mulai sekarang nggak usah nekat nerobos banjir ya kalau nggak mau capek-capek dorong motor. (*)

Source : Kompas.com

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest