Follow Us

Jangan Salahin Hacker Kalau Whatsapp, Instagram, Facebook Down

Ricky Nugraha - Senin, 15 April 2019 | 16:00
Ilustrasi hacking
CNET

Ilustrasi hacking

HAI-online.com - Lagi-lagi, Facebook down di sejumlah tempat di seluruh dunia selama beberapa jam pada beberapa waktu lalu.

Jejaring sosial dan aplikasi perpesanan milik Facebook, yaitu Instagram dan WhatsApp, dilaporkan juga mengalami hal yang sama.

Ini memang bukan pertama kalinya terjadi pada Facebook dan perusahaan-perusahaan teknologi di bawahnya. Terhitung peristiwa yang sama pernah beberapa kali terjadi.

Hal ini pun kemudian memunculkan spekulasi bahwa sistem yang down tersebut disebabkan oleh para hacker yang mencoba untuk meretas masuk. Namun ternyata, teori ini nggak benar dan dibantah oleh Facebook.

Baca Juga : Goks, Foto Asli Black Hole Punya Data Setara 15.265 Smartphone

Lewat Twitter, Facebook mengkonfirmasikan hal tersebut dengan mengatakan bahwa sementara ini penyebab utamanya masih dalam penyelidikan, dan mengesampingkan anggapan tentang sistem layanan yang tengah diserang.

Di permukaan, DDoS bisa saja jadi alasan yang cukup masuk akal; sebagai suatu serangan yang tujuannya adalah untuk menjatuhkan suatu situs.

Namun, asumsi bahwa hacker berusaha menjatuhkan Facebook beserta Instagram dan WhatsApp dengan serangan DDoS bergantung pada pemahaman tentang apa yang akan terjadi dan bagaimana suatu perusahaan siap untuk menghentikan mereka.

Untuk kasus yang terbaru, Facebook telah mengkonfirmasi bahwa gangguan tersebut terjadi atas imbas dari perubahan konfigurasi pada server yang digunakan untuk layanan-layanannya itu.

Baca Juga : Sebelum Ganti Hape Baru, Perhatikan 3 Hal Penting Ini Dulu Sob!

Bahkan sebelum pengungkapan alasan itu, jelas bahwa alasan down nggak terkait dengan segala jenis serangan cyber. "Aku dapat mengkonfirmasi bahwa itu tak ada hubungannya dengan upaya peretasan dari luar," tulis juru bicara Facebook Tom Parnell kepada WIRED.

Senada dengan itu, Troy Mursch, seorang peneliti keamanan dari Bad Packets Report mengatakan, "Tak ada bukti yang terkait dalam hal apa pun yang mengindikasikan adanya serangan jahat. Sehubungan dengan serangan aktual atau serangan luas, kami dapat mengkonfirmasi bahwa itu bukanlah yang sedang terjadi."

Namun, ini bukan berarti juga bahwa hacker nggak mencoba meretas Facebook tiap hari. Mereka mungkin melakukannya, dan bahkan telah berhasil seenggaknya satu kali, dengan meretas data akun lebih dari 30 juta pengguna.

Source : Wired

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest