Dewa 19 Nggak Pernah Punya Cita-cita Jadi Band Besar, Ahmad Dhani: Dulu Niatnya Cuma Jadi Band Kafe

Minggu, 21 November 2021 | 15:05
instagram.com

Personel Dewa 19 di awal terbentuk

HAI-Online.com - Ahmad Dhani membeberkan dulu dirinya nggak sampe kepikiran bakalan sukses seperti sekarang ini bersama Dewa 19. Seperti diketahui kini bersama band tersebut, dirinya bisa dibilang menjadi musisi yang ternama di Indonesia.

Ahmad Dhani mengakui kalo dulu Dewa 19 sebenernya cuma punya cita-cita yang sederhana, nggak sampe kepikiran bakalan sukses besar ketika datang ke Jakarta dari Surabaya.

Baca Juga: Sebut Teknik Drum Ini Cuma Bisa Dimainin Drummer Jago, Ahmad Dhani: Wong Aksan Bisa, Bimbim Pasti Pingsan

Musisi tersebut mengatakan Dewa 19 saat itu tiba di Jakarta dari Surabaya pada tahun 1992, selepas mereka membuat demo di tahun 1991.

"Nggak lah (kepikiran bisa jadi musisi sukses), orang dulu niatnya cuma jadi pemain band di cafe, main band di club, cita-citanya dulu cuma itu aja sih. Terus cari gaji 8 juta sebulan lah udah cukup, kira-kira cuma itu," ungkap Ahmad Dhani dalam YouTube Setiawan Winarto.

Menurutnya, ketika dirinya masih di Surabaya pun nggak sampai kepikiran punya cita-cita menjadi musisi terkenal.

Namun, pentolan Dewa 19 itu mengungkapkan dulu dia sempat memiliki cita-cita menjadi musisi jazz yang hebat.

Baca Juga: Akui Kini Semakin Matang sebagai Produser Dibanding Dulu, Ahmad Dhani: Gue Ngerasa Semakin Tua Semakin Jadi

"Cuma kalo cita-cita sebagai musisi jazz memang iya. Jadi gue ini musisi jazz yang nggak kesampean, karena bakat kurang," ungkapnya.

Selain itu, pentolan Dewa 19 tersebut mengungkapkan musisi jazz yang jadi favoritnya, salah satunya yaitu Bill Evans. Bahkan, ia menyebut ingin menjadi musisi jazz seperti Bill Evans apabila terlahir kembali.

Ahmad Dhani mengungkapkan sebenarnya lagu-lagu Dewa 19 juga ada yang terinspirasi dari musik jazz, sebut saja lagu Satu Sisi dan Suara Alam yang terdapat di album Pandawa Lima.

Baca Juga: Pernah Takut Album 'Bintang Lima' Gagal, Ahmad Dhani Ngaku sampai Ketemu Slank di Mimpinya

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya