Sripun bertemu dengan Beckham pada Selasa (27/3/2018) sekitar pukul 10.45 WIB. Kala itu, Sripun bersama teman-teman agen perubahan anti-bullying di sekolahnya mengadakan kegiatan bersama.
Semua agen perubahan sebelumnya tidak diberi tahu kalau ada tamu besar akan datang. Mereka asyik mengikuti permainan program anti-bullying itu.
Baru mendekati waktu kedatangan, para agen perubahan, termasuk Sripun, diberi tahu bahwa yang akan datang adalah pemain sepak bola legendaris dunia, David Beckham.
Namun, mereka diminta untuk tidak menyebarkan kabar itu sebelum mantan bintang klub Manchester United itu benar-benar memasuki gerbang sekolah.
Benar saja, sekitar pukul 11.00 WIB, Beckham dan rombongan UNICEF memasuki sekolah itu dan melihat langsung program anti-bullying dan penerapan disiplin positif.
“Dia (Beckham) ikuti acara kita sampai selesai. Acaranya, main dan komitmen. Perubahan-perubahan apa yang dilakukan,” ujar anak bungsu dari tiga bersaudara ini.
Beckham, menurut Sripun, juga bertanya pada dirinya soal partisipasinya sebagai agen perubahan itu.
Beckham ingin tahu perubahan yang berhasil dilakukannya, cita-citanya, lalu caranya bergabung sebagai agen perubahan anti-bullying itu.
“Beckham itu orangnya lucu, dia humoris,” ucap warga Kelurahan Jangli itu.
Di sekolah Sripun, Beckham tak hanya mendengar cerita anak-anak soal program anti-perundungan.
Dia sempat juga bermain bola bersama anak-anak dan tentu saja unjuk kebolehan meminkan si kulit bundar.
Kepala SMPN 17 Semarang Hariyanto mengatakan, kedatangan Beckham di sekolahnya memberi semangat dan kepercayaan diri para siswanya.