Follow Us

Wow, Ini Dia 3 Iron Man di Kehidupan Nyata. Dunia Makin Canggih, Guys!

Fadli Adzani - Rabu, 05 April 2017 | 03:32
Richard Browning
Fadli Adzani

Richard Browning

Iron Man di kehidupan nyata? Hmm, mungkin itu terdengar aneh dan nggak mungkin, tapi sebenarnya, Iron Man di kehidupan nyata itu sudah terjadi saat ini. Hal itu sangat menunjukkan bahwa teknologi di dunia ini sudah semakin canggih dan mutakhir!

Banyak sekali bukti-bukti bahwa teknologi di dunia ini sudah maju, yang paling mencolok adalah kostum Iron Man yang sudah dibuat untuk kehidupan sehari-hari manusia!

Kita semua tahu bahwa Iron Man adalah karakter pahlawan yang memiliki kostum canggih dengan segala kelebihannya. Nah, saat ini, kostum itu nggak cuma dimiliki sama Robert Downey Jr. dalam film Iron Man, tapi juga dimiliki oleh orang-orang di kehidupan nyata!

Berikut ini adalah tiga kostum Iron Man di kehidupan nyata!

Richard Browning

Richard Browning
Seorang cowok kaya raya dari Inggris, Richard Browning, telah membuat kostum Iron Man-nya sendiri. Dengan uang yang sangat banyak dari pekerjaannya sebagai pengusaha minyak, Richard berusaha untuk membuat kostum Iron Man yang ia sebut sebagai Daedulus Rig yang bisa terbang seperti dalam film Iron Man!

Kostum Baja Pengangkat Benda Berat dari Hyundai

Kostum Robot Hyundai yang dapat digunakan oleh manusia
Nah, salah satu perusahaan terkemuka dunia dari Korea Selatan, Hyundai, juga memiliki kostum Iron Man-nya sendiri. Walau mereka tidak membuat kostum itu untuk menyaingi Iron Man, setidaknya Kostum Itu memiliki kekuatan yang hampir sama dengan Iron Man.

Yap, kostum dari Hyundai ini dapat membantu orang untuk mengangkat beban seberat 110 pounds atau setara dengan 50 kg! Nggak Cuma itu, kostum Hyundai ini juga bisa membantu orang yang memiliki masalah dalam berjalan untuk bisa berjalan dengan normal lagi.

Baju Perang Militer Amerika Serikat

Bagian helm-nya bisa seperti robot tuh!
Pada suatu saat, seorang tentara Amerika Serikat meninggal di medan perang di Afganistan. Nggak lama setelah itu, sang jenderal berjanji untuk menghindari hal serupa untuk kejadian lagi.

Dua tahun kemudian, militer Amerika Serikat mengembangkan sebuah kostum yang dapat digunakan oleh tentaranya untuk maju ke medan perang. Mereka menamakan kostum itu dengan Tactical Assault Light Operator Suit atau Talos.

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest