Follow Us

Masih Suka Kepoin Mantan? Ternyata Ada Lho Manfaat Stalking Dia Secara Psikologi

Reinaldy Royani - Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:05
Gengsi ketahuan stalking mantan? Wajar kok sob!
StockVault

Gengsi ketahuan stalking mantan? Wajar kok sob!

HAI-ONLINE.COM – Ngakunya sih udah move on, tapi masih stalking mantan! Biar apa sih? Ya biar nggak dicengin setongkrongan dan harga diri lah!

Ternyata kegiatan ini termasuk kategori wajar dan ada manfaatnya loh sob, meskipun nyebelinnya kadang kita suka ketahuan kalo stalking, kepencet like misalnya! Duh jadi salah tingkah!

Tentunya kita jadi panik sendiri nih, udah sengaja update sesuatu biar kelihatan happy dan udah nggak mikirin mantan, eh gara-gara satu jempol bisa bubar tuh semuanya!

Baca Juga: Mantan Bassist Suicidal Tendencies, Bob Heathcote Meninggal Setelah Kecelakaan Sepeda Motor

Tapi tenang aja sob! Nggak perlu malu atau gimana-gimana, karena menurut Profesir Media Sosial di Ithaca College, Amerika Serikat perilaku stalking mantan itu relatif normal kok!

“Dalam stalking media sosial seseorang, ada unsur yang sifatnya sangat manusiawi. Manusia memiliki keingintahuan tentang apa yang orang lakukan dan kita mencari pengurangan hal-hal yang nggak pasti," kata Devan Rosen, profesor media baru di Ithaca College, Amerika Serikat dikutip dari Huffpost.

Baca Juga: Nggak Mesti Pakai Aplikasi, Ini Trik Sendiri Deteksi Stalker di Instagram

Dengan pesatnya perkembangan internet, kita jadi bisa ngumpulin sepihan informasi terkait konten dan aktivitas seseorang yang kita kepoin, salah satunya mantan pacar.

Menurut psikolog di Amerika, Ebony Butler, kita nggak usah malu karena kegiatan stalking mantan ini nggak melanggar privasi orang kok, beda urusan kalo udah stalking di dunia nyata sampai ngebuntutin, itu nggak boleh!

"Bagaimana kam bisa melanggar privasi seseorang saat kamu melihat sesuatu yang mereka bagikan secara publik dan kamu terhubung sebagai teman? Orang-orang stalking untuk memeriksa orang-orang yang mungkin nggak mereka periksa di kehidupan nyata," kata Ebony Butler.

Menurutnya, hal ini biasanya dilakukan untuk memunculkan perasaan nostalgic atau cuman ingin membandingkan hidup orang misalnya, ‘duh, dia lebih happy dulu pas sama gue atau sekarang ya?’

Editor : Hai





PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular