Follow Us

Anji Bilang Jangan Pake Masker Kalo Berolahraga, Langsung Dibantah Sama Dokter

Alvin Bahar - Minggu, 19 Juli 2020 | 14:07
Tweet Anji soal masker saat berolahraga yang dinilai ngawur.
Twitter

Tweet Anji soal masker saat berolahraga yang dinilai ngawur.

HAI-ONLINE.COM - Saat pandemi virus corona, sangat disarankan untuk nggak keluar rumah.Walaupun melakukan hal baik seperti berolahraga, sebaiknya memang dilakukan di rumah saja.Nah, banyak yang masih melakukan olahraga di luar rumah, tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker.Hal tersebut, menurut seorang musisi bernama Anji, salah."Pro kontra penyebab meninggalnya seorang yang sedang bersepeda. Karena masker atau jantung.

Baca Juga: Sapardi Djoko Damono Tutup Usia, Jason Ranti Kirim Salam Perpisahan MenyentuhApapun penyebabnya, tetap JANGAN MEMAKAI MASKER saat kamu olahraga. Cari artikel yang membahas bahaya memakai masker terlalu lama atau untuk olahraga," katanya di Twitter, meski dirinya nggak ngepost link artikel apapun."Yang saya omongin itu adalah omongan Dokter yang saya pelajari dari banyak tulisan," lanjut Anji di Twitter-nya, dan tetep nggak ngasih tau ia belajar dari mana.

Kicauan kontroversial tersebut langsung dibantah oleh seorang dokter bernama dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD.Dokter penyakit dalam ini berkata pernyataan Anji salah."Salah, Mas Anji. Byk baca lagi. Cari info dr sumber terpercaya & hati2 menyimpulkan.

1) Tujuan olahraga adalah utk sehat, bkn utk kumpul2. Pd saat ini, olahraga di rumah plg aman2) Bila terpaksa di luar rumah, wajib bermasker. Oleh krn itu, hanya bs olahraga intensitas ringan," tulisnya.

Mengutip tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, di masa pandemi Covid-19 jenis olahraga yang disarankan WHO adalah yang ringan hingga sedang.Selama pandemi Covid-19, masyarakat tidak disarankan untuk melakukan jenis olahraga dengan intensitas berat. " Olahraga berat tidak disaranakan karena pasca-berolahraga tubuh kita butuh waktu untuk bisa kembali normal. Prosesnya butuh waktu lebih lama dibandingkan kalau kita olahraga ringan dan hal ini membuat kita berisiko terinfeksi (Covid-19)," ujar Reisa dalam konferensi pers di BNPB, Rabu (17/6/2020).

Dia mengatakan, saat seseorang sudah memutuskan akan melakukan olahraga, harus dipastikan aman dari Covid-19. Termasuk memilih jenis olahraga. Olahraga ringan yang bisa dinilai aman dan memiliki risiko rendah, misalnya gerakan-gerakan tanpa alat, senam kesegaran jasmani, zumba, yoga, dan lain-lain.Bisa juga memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah seperti kursi, tangga, dan lainnya.Olahraga, kata Reisa, juga sebaiknya dilakukan di dalam rumah jika di luar dirasa tak aman. "Kalau ingin olahraga di luar, harus diingat kembali unsur keamanan berkaitan dengan penularan Covid-19," kata Reisa.

Anji lewat Twitter juga berkata ia bakal ngasih klarifikasi segera.

"HALO SEMUA! Saya membaca semua mention berkaitan dengan tweet saya kemarin.Saya akan jawab dengan runut mengapa saya menuliskan itu ya.Besok pagi, karena hari ini saya bertemu seseorang yang luar biasa, hingga malam.Sampai besok! ????????"Nah, sekarang balik ke lo deh. Mau percaya musisi terkenal apa dokter yang memang belajar soal kesehatan?

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest