Album 'The Black Parade' Udah Berusia 15 Tahun, Gerard Way Masih Bingung Milih Lagu Favoritnya, yang Jelas Bukan 'I Don't Love You'

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:05
Alternative Press

My Chemical Romance era album The Black Parade

HAI-Online.com - Tanpa terasa, era kegelapan yang menjadi momen renaissance bagi My Chemical Romance (MCR) sudah terjadi pada 15 tahun lalu!

Yap bener banget, buat kalian yang besar di era ini tentu masih inget sama album 'The Black Parade' yang rilis pada 20 Oktober 2006.

Memasuki perayaan yang ke-15 pada tanggal 20 kemarin, sang vokalis Gerard Way pun mengenang hasil kejayaan bandnya tersebut bareng Travis Mills di Apple Music 1.

Dalam pembicaraan yang dilansir melalui Kerrang!, refleksi paling nyata yang dimunculkan Gerard Way adalah lagu favoritnya di album tersebut.

Baca Juga: Kenang Proses Penggarapan Lagu ‘Welcome To The Black Parade’, Gerard Way: Menang atas Kegelapan Itu Indah!

Pendapat dari masing-masing pendengar tentu berbeda-beda untuk urusan lagu favorit, termasuk juga Gerard Way yang cukup kelimpungan untuk milih lagu terbaiknya.

"Sebenernya gue suka Famous Last Words, tapi kayaknya favorit gue ada di 'Mama'. Tapi tunggu deh, kayaknya pilihan gue jatuh pada 'Sleep' deh, itu lagu kesayangan gue sepanjang waktu," terangnya seraya kebingungan memilih lagu terbaiknya di album fenomenal tersebut.

Cukup mengejutkan gimana Gerard Way nggak memilih nomor canggih seperti 'I Don't Love You' atau 'Teenagers'.

Ternyata ada alasan tersendiri kenapa 'Sleep' yang dipilih oleh Gerard. Menurutnya sound gitar galak dan nuansa brutal di lagu ini yang menjadi preferensi tersendiri baginya, terutama ketika dibawakan live di atas panggung.

Selain itu, 'Mama' yang jadi pendampingnya juga selalu dipilih oleh Gerard menjadi nomor terfavorit untuk album ini.

Baca Juga: HAI Demos: Merayakan Penyesalan Patah Hati Bersama Nada Manis dari Alter

Album The Black Parade sendiri digarap di Paramour Mansion, sebuah tempat di wilayah Los Angeles yang dianggap angker. Khusus untuk membangun vibe kegelapan yang mendasari lahirnya album ini. Mantap.

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya