Kompak Unggah Logo BWF, Pebulutangkis Indonesia Ungkap Protes Pada Ajang All England

Kamis, 18 Maret 2021 | 10:29
instagram/Sinisukanthony

Tangkapan layar dari instagram Anthony Ginting yang menyuarakan kekecewaan lewat logo BWF yang ia posting.

HAI-Online.com-Kekecewaan hadir dalam benak para pemain bulutangkis Indonesia, pasalnyapada ajangAll England 2021, mereka semuadipaksa mundurbegitu aja dari babak pertama.

Pebulutangkis Indonesiapun ramai-ramai protes di media sosial, karena seluruh tujuh wakil Indonesia dipaksa mundur dari turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut.

Panitia danFederasi Bulu Tangkis(BWF) secara tiba-tiba menuliskan keterangan walk over (WO) di bagan tiga wakil Indonesia yang akan bertanding di babak pertama hari ini, Kamis (18/3/2021).

Baca Juga: Viral di Media Sosial Soto Betawi Dijual di Jepang, Harganya 160 Ribu

Tiga wakil Indonesia yang sudah melangkah ke babak kedua, yakni Kevin/Marcus, Jonatan Christie, dan Ahsan/Hendra juga mengalami hal serupa.

BWF dan panitia penyelenggara terpaksa meminta mundur pemain Indonesia karena saat penerbangan menuju Birmingham, Inggris, Sabtu (13/3/2021) kemarin, ada penumpang yang positif COVID-19.

Walaupun pemain Indonesia setibanya di Birmingham sudah menjalani tes usap, semua hasil negatif, regulasi Pemerintah Inggris mewajibkan untuk isolasi seluruh penumpang pesawat jika ada satu orang yang positif COVID-19.

Atas keputusan ini, para pemain Indonesia Kecewa dan lantas ramai-ramai melakukan protes kepada BWF melalui akun Instagram masing-masing pemain.

Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Terpaksa Mundur dari All England 2021 Setelah Penumpang Pesawat Positif Covid-19

Fajar Alfian kemudian mengunggah foto logo BWF di akun Instagram pribadi @fajaralfian95 beserta caption "Unfair".

Anthony Ginting juga mengunggah logo BWF. Dia menyertakan kalimat "Must be responsible!", yang mengindikasikan meminta pertanggungjawaban dari federasi bulu tangkis dunia itu.

Melati juga menyuarakan kekecewaannya yang sama seperti Anthony Ginting.

Skuad Indonesia yang dikirim ke All England adalah kekuatan terbaik. Tujuh wakil yang bermain masuk dalam daftar unggulan. Peluang untuk membawa pulang gelar juara pun kini sirna akibat COVID-19.

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya