Muncul Usulan Jawa Barat Ubah Nama Jadi Provinsi Sunda? Ini Alasannya

Rabu, 14 Oktober 2020 | 20:58
Kompasiana/Fathan Winarto

ilustrasi Jawa-Sunda

HAI-Online.com - Baru-baru ini, muncul wacana penggantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda atau Tatar Sunda.

Hal itu dikemukakan dalam Kongres Sunda 2020 yang berlangsung di Perpustakaan Ajip Rosidi, Kota Bandung, Senin (12/10).

Baca Juga: Kena Kutuk Selama 15 Tahun, Turis Ini Balikin Benda yang Diambilnya dari Situs Kuno

Wakil ketua MPR RI Fadel Muhammad Al Haddar yang turut hadir dalam pertemuan tersebut tampak mendukung ide tersebut.

Menurutnya, itu menjadi hal yang baik selama penggantian nama tersebut berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat Jawa Barat.

Fadel juga mengambil contoh pada provinsi Irian Barat yang berganti nama menjadi Provinsi Papua, dan Provinsi Gorontalo, yang namanya berbeda dengan provinsi lainnya di Pulau Sulawesi. "Saya kasih contoh Provinsi Gorontalo, di antara provinsi bernama Sulawesi. Mereka buat kongres dan dialog. Kami dari MPR, di sini menyerap aspirasi masyarakat, nanti kami sampaikan ke Presiden," katanya.

Baca Juga: Berhasil Bikin Anaknya Trauma, Bapak Ini Ngide Ganti Isi Kinder Joy Jadi Telur Asin

Sementara, anggota DPD RI, Eni Sumarni, juga mendukung ide ini.

Dalam argumennya, ia mengatakan bahwa Sunda bukanlah hanya sebuah etnis, tapi sebuah nama geografis, sehingga tidak usah dibenturkan dengan kesukuan lainnya yang tinggal di Jawa Barat.

"Secara psikologis dan historis, ini sudah mendukung. Tinggal kita berani, dan kompak saja. Kami mengapresiasi tokoh masyarakat Jawa Barat yang menginginkan untuk mengubah nama provinsinya menjadi Provinsi Sunda. Apalagi dengan nama Sunda, dari dulu sudah ada," katanya.

Sebelumnya, menanggapi wacana penggantian nama provinsi Jawa Barat menjadi Sunda dan alternatif nama lainnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan hal tersebut butuh kajian mendalam dan harus mendapat kesepakatan berbagai pihak di daerah yang selama ini bernama Jawa Barat.

"Nah mencari kesepakatannya itu yang harus dicari, apa harus ada uji publik apakah ada survei atau pooling, itu kan harus dipikirkan," kata Ridwan Kamil.

Warga Jabar sendiri gimana nih tanggapannya? (*)

Artikel ini telah tayang ditribunjabar.iddengan judul"BREAKING NEWS: Kongres Sunda 2020 Bahas Wacana Jawa Barat Jadi Provinsi Sunda, Apa Kata Gubernur?"

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya