Dua Anak Punk Ngamen di Sumut Ngaku Nggak takut Corona: 'Itu Cuma Isu Politik'

Rabu, 08 April 2020 | 08:00
KOMPAS.com/HENDRI SETIAWAN

Tiga anak punk, dua di antaranya berasal dari Rusia yang berkeliaran dan ngamen dengan bebas di Karo saat corona mewabah. Mereka berpose saat ditemui di bawah Tugu Bambu Runcing di Kabanjahe, Kab Karo, Selasa (7/4/2020).

HAI-online.com -Pandemi Covid-19 kinijadi perhatian dunia dan merupakan masalah kesehatan yang dikhawatirkan banyak orang. Meski begitu, masih ada aja yang memandang ini sebelah mata.

Seperti dua anak punk yang mengaku dari Rusia ini, yang mana mereka masih berkeliaran dan mengamen dengan bebas di Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Padahal, pemerintah sedang menggiatkan physical distancingsupaya orang-orang tetap di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Seperti yang dilaporkan oleh Kompas.com, kedua anak punk itu ditemani satu anak punk lain yang mengaku dari Medan, dan mengamen di kafe yang masih buka di kawasan Kabanjahe, Karo.

Baca Juga: Anies Baswedan Resmi Terapkan Jakarta PSBB Mulai 10 April 2020

Mereka terlihat berkeliaran di sekitar kafe pada Selasa (7/4/2020) pukul 16.00 WIB. Anak punk laki-laki dan perempuan dengan paras bule tersebut mengundang perhatian para pengunjung kafe.

Usai ngamen menyanyikan sebuah lagu, salah satu dari mereka pun menjajakan kantung plastik permen kosong mengelilingi ruangan warung untuk meminta sumbangan sukarela kepada penikmat kopi di kafe tersebut.

Saat di tanya, anak punk asal Medan bernama Rocky mengatakan dirinya adalah orang yang dituakan di komunitas punk (tanpa mengatakan nama komunitas-nya). Sementara dua teman bulenya berasal dari Rusia, dan nggak disebutkan namanya.

Rocky menyebutkan, kehadiran kedua sahabatnya asal Rusia tersebut untuk belajar tentang punk dan budaya Indonesia sekalian berkeliling di Sumut menikmati hobi mereka sebagai orang bebas.

Baca Juga: Pembatasan Sosial Berskala Besar Diberlakukan di Jakarta, Ojol Dilarang Bawa Penumpang

"Semalam kami baru dari Toba, ini di Karo, dan setelah ini mau balek ke Medan. Teman saya ini sudah dua bulan di Indonesia, tanggal 14 bulan Maret ini visa-nya habis dan rencana mau diperpanjang," kata Rocky, Selasa (07/04/2020).

Rocky menyatakan mereka nggak takut akan virus corona atau Covid-19 yang saat ini mewabah di Indonesia.

"Kami tidak takut itu virus, kami lebih takut Tuhan. Kami sehat kok, dan kami akan terus berkeliling karena kami anak punk ingin menunjukkan kepada masyarakat agar jangan takut virus," ucapnya.

Rocky, menyatakan para anak punk menilai corona hanyalah isu politik global. Virus ini berdampak ke persaingan ekonomi dunia.

Baca Juga: Ngobatin Bosen Selama Lockdown, Pemilik Anjing Ini Ubah Gaya Rambut Peliharaannya Tiap Hari

"Selaku anak punk, hal seperti ini sangat menyiksa kami para anak punk, sangat menyiksa kebebasan kami," ujarnya sambil berpamitan dan buru buru pergi melanjutkan perjalanannya.

Kadis Kesehatan Kabupaten Karo drg. Irna Safrina Br Sembiring mengatakan jika per 7 April 2020, Kabupaten Karo masih negatif corona, di mana sebelumnya ada ODP lima orang dan dua orang PDP saat ini sudah sembuh dan dipulangkan.

Lebih baik ikutin imbauan pemerintah aja ya sob buat tetap di rumah, jaga kesehatan diri sendiri dan orang lain.

Artikel ini telah tayang diKompas.comdengan judul "Dua Anak Punk Asal Rusia Berkeliaran dan Ngamen di Karo: Kami Tak Takut Corona, Itu hanya Isu Politik...."

Editor : Alvin Bahar

Sumber : Kompas.com

Baca Lainnya