Follow Us

7 Lagu Neck Deep yang Sarat Akan Makna, Hafalin Sebelum Nonton Konsernya!

Alvin Bahar - Jumat, 09 Maret 2018 | 04:15
Neck Deep

Neck Deep

HAI-ONLINE.COM - Akhir pekan nanti, Neck Deep bakal manggung untuk pertama kalinya di Indonesia. Dengan tajuk The Peace and The Panic Asia Tour, Ben Barlow dan kawan-kawan siap mengguncak MS Hall, Jakarta dengan lagu-lagu penuh distorsi.

Sebagai band pop punk generasi modern, Neck Deep selalu hadir dengan lagu-lagu penuh distorsi. Tapi, jangan lupa kalau band yang dinahkodai Ben Barlow ini punya banyak lagu dengan lirik penuh arti.

Sebagai persiapan, HAI sudah siapkan 7 lagu penuh makna dari Neck Deep buat kamu sing along hari Minggu nanti. Beberapa datang dari tiga album studio mereka, Wishful Thinking, Life's Not Out To Get Out dan The Peach and The Panic.

Cek: Neck Deep, Nekat Lawan Skena Hardcore Demi Pop Punk

Happy Judgement Day

Ditulis oleh kelima personel Neck Deep serta, Happy Judgement Day adalah sebuah lagu kritik untuk pemerintah Amerika Serikat di bawah kendali Donald Trump. Mereka merasa iklim politik yang sekarang tengah berlangsung menghancurkan semua yang ada di dunia. "There's a Black Cat in the windows of Parliament. There's a man in the back of a black cab, talking about the good days when it all went up in flames, Happy Judgement Day"

In Bloom

Ben Barlow adalah sosok musisi yang sangat puitis. Ini yang bisa kamu nikmati lewat tembang In Bloom. Dibalut dengan lantunan pop rock yang ringan, In Bloom berkisah tentang sebuah hubungan yang mustahil diperbaiki, seperti setangkai yang gagal mekar. Barlow mengakui, lagu ini sudah berkali-kali didengarkan oleh sang kekasih yang konon memiliki pengalaman serupa seperti liriknya.

A Part of Me

Lagu yang datang dari mini album Rain In July galau banget! Ditulis dan diproduseri sendiri oleh Ben Barlow, A Part of Me menampilkan Laura Whiteside sebagai sang kolaborator. A Part of Me adalah sebuah karya yang ditulis oleh Barlow sesaat setelah ia putus dengan mantan kekasihnya. Barlow mengakui, sampai sekarang, ia putus kontak dengan cewek tersebut. Lirik "I was falling for a girl who would ask me to come over just for a day, when her parents were away. Now all I can do is lay in my room, fall asleep, dream of you then wake up and do nothing about it" adalah kekuatan dari lagu ini.

Crushing Grief (No Remedy)

Hadir di album debut mereka, Wishful Thinking, Crushing Grief kaya akan distorsi. Lirik yang terlempar dari bibir Ben Barlow terasa nyata karena ditulis berdasarkan pengalamannya sendiri. Ia menyindir mantan gebetannya yang direbut oleh cowok lain. Saking sakitnya, ia bahkan menyebut sang cowok sebagai "Enemy"

Halaman Selanjutnya

Growing Pains
1 2

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest