Follow Us

Bau Badan Orang Bahagia Dapat Menularkan Kebahagiaan, Kok Bisa?

Dok Grid - Kamis, 28 Maret 2024 | 09:59
Keringat orang yang lagi bahagia

Keringat orang yang lagi bahagia

HAI-Online.com – Ada alasan kenapa kita diperintahkan untuk ikut berbahagia saat melihat teman atau orang lain bahagia. Kalo dari jauh nggak bisa ikutan bahagia, coba samperin, deketin dan cium bau keteknya deh, katanya bisa nularin bahagia lho.

Iya, bau badan manusia memang beragam, dari yang netral, tak sedap sampai yang anyep bikin mual naudzubillah juga ada. Yang terakhir adalah hal yang paling dihindari oleh semua orang, guys! Pasalnya badan yang berbau tak sedap dan menyeruak bakal bisa merusak penampilan, menurunkan rasa percaya diri dan membuat sesorang dijauhi teman-temannya.

Namun, ada sebuah riset di tahun 2015 yang mengungkap bahwa ternyata bau badan seseorang bisa menjadi kunci dalam menyalurkan emosi seseorang.

Para peneliti mereka menemukan bahwa emosi bisa ditular lewat bau badan, aduh gimana caranya sih bang?!

Baca Juga: Tips Bangun Tidur Bahagia, Nggak Terjebak Tekan Tombol Snooze Alarm

Jadi, menurut dasar riset yang dilakukan oleh para peneliti dari Inggris, Belanda, dan Portugal, mereka sepakat menyatakan bau tubuh manusia itu mengandung zat kimia yang membawa informasi mengenai keadaan emosi seseorang. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa menghirup bau badan seseorang bisa mempengaruhi emosi pengendus bau badan seseorang tersebut.

Simpelnya, bau badan seorang yang lagi marah bikin pengendusnya nggak nyaman, tapi saat bau badan orang yang lagi bahagia diendus orang lain, nah si pengendus juga ikut merasakan bahagia tanpa sebab.

Yap, hasil riset ini didapatkan dari peneliti yang melakukan percobaan ke 12 cowok dewasa. Tim periset menunjukkan beberapa jenis film untuk memicu emosi partisipan. Beberapa partisipan ditunjukkan film Jungle Book untuk memicu emosi bahagia, beberapa ditunjukkan film yang membuat mereka takut, dan lainnya ditunjukkan prakiraan cuaca untuk mendapatkan emosi netral.

Setelah itu peneliti mengumpulkan keringat dari ketiak para partisipan. Keringat dan bau badan masing-masing kelompok tersebut disodorkan pada partisipan lawan jenis, yaitu cewek-cewek.

Mereka diminta untuk mengendusi bau keringat orang-orang tersebut, sambil ekspresi pengendus juga dipindai oleh sebuah alat magnetik, untuk merekam raut wajah.

Hasilnya cukup mengejutkan, bahwa diketahui ekspresi partisipan cewek yang paling bahagia adalah ketika mereka mencium aroma bau badan partisipan cowok yang melihat film Jungle Book. Ini artinya, bau badan bisa merepresentasikan emosi yang dialami seseorang, dan bisa menularkan emosi tersebut pada orang lain lewat bau.

Waduh, cobain deh kalo pas lagi sedih, kamu memeluk atau mengendus keringat teman/saudara yang lagi berbahagia, mana tau jadi sembuh sedihnya? Oh iya, usahakan yang dipeluk semuhrim dan kenal ya! (*)

Editor : optimization

Latest