Raisa dan Bayer Dukung Program Nutrient Gap Initiative untuk Edukasi Self-care Masyarakat Rentan

Kamis, 29 April 2021 | 18:20

Raisa dan Bayer Dukung Program Nutrient Gap Initiative untuk Edukasi Self-care Masyarakat Rentan

HAI-Online.com – Bayer Indonesia baru saja meluncurkan program Nutrient Gap Initiative pada Kamis (29/4/2021) untuk memperluas akses vitamin dan mineral bagi masyarakat rentan.

Mengawali inisiatif ini, Bayer bakal menjalankan program edukasi selfcare atau perawatankesehatan mandiri, meliputi: pentingnya nutrisi, pengetahuan tentang anemia dan imunitas tubuh, kebersihan diri dan lingkungan rumah, serta distribusi suplemen kesehatanbagi masyarakat rentan perkotaan.

Wilayah yang dituju adalah Penjaringan, Jakarta Utara dan Duri Kosambi di Jakarta Barat. Bayer juga menunjuk Mercy Corps Indonesia sebagai mitra untuk pelaksanaan program.

Baca Juga: Yang Sudah Divaksin Covid-19 Jangan Tergiur Kumpul Dulu, Dokter Ahli: Anggap Semuanya OTG

Program perdana ini akan berlangsung sepanjang April hingga September 2021. Nantinya ada 100 bidan dan 500 kader Posyandu yang bakal diberikan pelatihan terkait perawatan kesehatan mandiri, mikronutrisi, anemia, kebersihan dan pencegahan covid-19, untuk diberikan manfaatnya kepada 12.500 orang penerima manfaat.

Program ini menyasar 1 juta perempuan dan bayi di Indonesia per tahunnya hingga 2030.

"Bayer meluncurkan inisiatif ini secara global untuk memberikan akses vitamin dan mineral penting bagi 50 juta orang kelompok ekonomi rentan di seluruh dunia," ujar Kinshuk Kunwar, Direktur Bayer Indonesia dalam acara peluncuran, Kamis ini.

"Kami percaya bahwa memberdayakan perempuan dengan kemampuan perawatan kesehatan mandiri akan memberikan pengaruh dan manfaat bagi diri mereka, anggota keluarganya, dan masyarakat. Selain itu, pada masa pandemi Covid-19, imunitas sangatlah penting," tanbahnya lagi.

Raisa Adriana, penyanyi yang ditunjuk Bayer sebagai brand ambasador CDR mendukung program ini karena pada masa pandemi seperti ini asupan suplemen kesehatan sangat penting dikonsumi.

Baca Juga: Pengen Nurunin Berat Badan? Coba Nih 5 Diet Sehat yang Secara Ilmiah Dinilai Efektif

Selain itu, peran ibu seperti dirinya sekarang juga berpengaruh besar untik turut memberikan edukasi ke orang terdekat yaitu dari anggota keluarga di rumah sendiri.

"Ibu itu guru pertama buat si anak. Dia yang mendidik pertama kali anaknya dan aku menyadari besarnya peran itu setelah menjadi ibu," terangnya dalam acara yang sama.

Tahukah kamu, bukan tanpa alasan prohram ini dilaksanan Bayer. Menurut catatan riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018 memperlihatkan bahwa, tingkat kesadaran kesehatan masyarakat Indonesia masih rendah, hanya mencapai 20 persen. Artinya, sekitar mayoritas kita tidak memiliki pemahaman kesehatan yang memadai.

"Kami menyambut gembira program Bayer ini. Peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi berbagai pihak, termasuk kalangan usaha," ungkap Dr. Widyastuti, selaku perwakilan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta."Harapan kami, dukungan Bayer di ranah kesehatan melalui pembekalan kemampuan self-care bagi masyarakat ekonomi rentan perkotaan, khususnya perempuan di DKI Jakarta, berjalan melebihi ekspektasi. Sehingga dapat dijadikan acuan untuk kesinambungan program di daerah-daerah lainnya dan membantu menurunkan kasus covid-19 di DKI Jakarta," terangnya. (*)

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya