Temen Baru Aja Putus? Jangan Bilang Hal Ini ke Sohib Lo Pas Lagi Patah Hati

Jumat, 25 Desember 2020 | 16:55
Shutterstock

Ilustrasi patah hati

HAI-Online.com -Mendengar kabar teman atau sahabat yang baru saja patah hati, tentu kamu nggak bakal tinggal diam dan berusaha memberi dukungan kepadanya.

Akan tetapi, bentuk dukungan yang diberikan terkadang membuatnya justru semakin terpuruk.

Menurut pakar hubungan, Amy Chan, mengatakan sesuatu yang buruk soal mantan kekasih temanmu cenderung akan menyebabkanya susah untuk melangkah maju.

Baca Juga: Yuk Move On! Simak Nih 6 Tips Atasi Depresi karena Putus Cinta

Adapun Chan juga merupakan penulis buku "Breakup Bootcamp: The Science of Rewiring Your Heart."

"Itu sangat tidak membantu dalam jangka panjang. Mungkin temanmu akan merasa baik untuk saat ini, tapi akan merugikan di kemudian hari," kata Chan kepada Insider.Oleh karena itu, Chan nggak menganjurkan kita untuk mendukung teman yang baru putus dengan berbicara hal buruk mengenai mantan kekasihnya. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mendukung temanmu yang baru putus, antara lain:

Membantunya mengalihkan pikiran

Menggali sesuatu tentang mantan kekasih temanmu bukanlah tindakan produktif. Sebagai gantinya, Chan merekomendasikan untuk membantu temanmu dengan mengalihkan pikirannya dari putus cinta.

"Ketika seseorang mengalami putus cinta, mereka akan melakukan hal-hal yang sebenarnya sangat merugikan."

Baca Juga: Ada-ada Aja, Ini Dia 5 Alasan Putus Paling Aneh Sepanjang Masa

"Misalnya, mereka ingin mengisolasi diri atau berhenti makan," tutur dia.

Bantulah temanmu untuk maju jika dia terlihat kesulitan mengurus dirinya setelah putus.

Salah satu caranya adalah dengan menyarankannya untuk berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah agar ia nggak berdiam diri di dalam rumah.

Cara lain yang dapat dicoba yaitu berkomunikasi dengan teman-teman secara virtual, membicarakan hal-hal yang disukainya.
"Ketika orang yang sedang sedih memiliki keinginan untuk menghubungi mantannya atau melihat-lihatmedia sosialmantan, ia bisa mencari cara lain," kata Chan.

Menjadi pendengar yang baik saat teman curhat

Sulit memahami alasan temanmu berpisah dari kekasihnya. Tetapi, ketika berusaha membantu menenangkan dirinya, hindari menyampaikan kalimat seperti:

"semuanya terjadi karena suatu alasan". Chan mengatakan, hal itu malah bisa membuat seseorang yang merasa kehilangan menjadi semakin sedih. Katakan kepada temanmu bahwa kamu siap untuk mendengarkan apa pun yang dia bicarakan.

"Saya kira yang dibutuhkannya adalah mengetahui bahwa dia tidak sendiri, kita aman, terlihat, dan tidak dihakimi," ujar Chan.

"Beri tahu temanmu untuk tidak mendengarkan semua pendapat dan saran dari orang lain, karena itu tidak membantunya untuk jangka panjang." (*)

Editor : Al Sobry