Akibat Orangtua Sering Tengkar, Siswa SMK Gantung Diri di Rumahnya

Selasa, 28 Juli 2020 | 19:31
DRE1ALLIANCEENT via India Times

Ilustrasi gantung diri

Hai-online.com-Nasib malang menimpa seorang siswi SMK di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.Gadis berinisial ARW (16) itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Baca Juga: Ada Skin Senjata Gratis, Catet Daftar Kode Redeem Free Fire Juli 2020

Korban pertama kali ditemukan oleh ibunda sepulang belanja dari warung. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergantung dan terikat sabuk karate berwarna biru.

Peristiwa nahas tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (25/7/2020) sekitar pukul 11.30 WIB. Kejadian yang menggegerkan warga setempat itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Korban ditemukan tewas tergantung dengan sabuk karate warna biru," kata Pejabat sementara (Ps) Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Minggu (26/7/2020).

Setelah menerima laporan polisi bergegas ke TKP dan membawa jenazah ARW ke puskemas setempat untuk divisum.

Baca Juga: Berplat Huruf Thailand, Polisi Tilang Pemuda Ini Sambil Ngomong 'Sawadikap'

Kaget bukan kepalang dirasakan ibunda ARW saat membuka pintu rumahnya.Baru saja pulang dari belanja di warung, ia dikejutkan oleh kondisi putrinya yang tergantung nggak bernyawa.

Sang ibu syok karena mendapati anaknya yang masih duduk dibangku SMK tewas gantung diri dengan kondisi mengenaskan.

"Ibu korban setelah itu pergi membeli beras ke warung."

"Namun, sepulang dari warung korban ditemukan sudah tergantung dengan sabuk karate warna biru," kata Misran.

Mengetahui hal itu, ibu korban terkejut dan berteriak minta tolong. Oleh warga, jenazah langsung diturunkan dan dilaporkan ke polisi setempat.

Korban Sempat Utarakan Niat Bunuh Diri ke Ibu

Berdasarkan keterangan ibunda korban, Misran mengatakan, sekitar pukul 07.00 WIB, sebelum meninggal, ARW sempat berkata ke ibunya kalo dia pengen pergi mandi ke sungai untuk terakhir kalinya.

Baca Juga: Ikut Kompetisi Mobil Listrik Dunia, Tim Arjuna UGM Borong 4 Penghargaan Sekaligus

Ibunya yang mendengar permintaan korban melarang gadis ini bicara seperti itu.Setelah itu mereka berdua pergi mandi ke sungai. Kemudian setelah kembali ke rumah ARW mengatakan akan bunuh diri kepada ibunya.

Namun oleh ibunya, omongan anaknya tersebut dianggap tidak serius. Sehingga hanya ditegur untuk nggak lagi mengulangi perkataannya itu.

Setelah itu, ibu korban pergi ke warung untuk belanja dan mendapati putrinya sudah nggak bernyawa.

Sempat Curhat ke Teman

Dari informasi yang dihimpun polisi, sebelum korban ditemukan tewas tersebut paginya ARW diketahui sempat pergi ke rumah temannya.

Kepada temannya itu, korban sempat curhat kalo dia udah nggak tahan ngelihat kedua orangtuanya sering bertengkar.

"Sebelum gantung diri, sekitar pukul 09.00 WIB, korban datang bermain ke rumah temannya, SRD."

"Saat itu korban curhat kalau ibu dan ayahnya sering bertengkar," ujar Misran.

Baca Juga: Bintang Cantik Tiktok Siya Kakkar Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri

Setelah itu korban pulang. Kepada ibunya korban juga sempat mengutarakan keinginannya akan bunuh diri. Dari informasi yang dihimpun polisi, tewasnya korban diduga karena stres sering melihat kedua orangtuanya bertengkar.

Sementara itu, dari hasil visum, polisi nggak nemuin tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban."

"Lidah tertarik ke atas, mengeluarkan urin, dan bekas garis di bagian leher sesuai dengan ciri-ciri orang gantung diri," ujar Misran.

Petugas berencana melakukan otopsi, tetapi pihak keluarga menolak. Jenazah korban pun langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya